kumparan
24 Maret 2018 10:14

5 Cara Mengembangkan Imajinasi Anak

Latih anak untuk berpikir lebih terbuka
Latih anak untuk berpikir lebih terbuka (Foto: Thinstock)
Ketika lahir, bayi dikaruniai tak kurang dari 100 milyar sel otak yang saling terhubung. Koneksi tersebut berlangsung cepat dan mencapai masa keemasan pada usia 3 tahun. Itulah alasannya, ada istilah golden age.
ADVERTISEMENT
Orang tua tentu menginginkan si kecil bisa memaksimalkan kecerdasan yang dimiliki anak. Termasuk kecerdasan imajinasi kreatifnya, karena bermanfaat bagi kehidupannya kini dan nanti.
Saat anak dapat mengembangkan daya imajinasinya secara tepat, si kecil jadi bisa berpikir kreatif, pandai bersosialisasi, membuat ia lebih percaya diri, hingga bisa mengidentifikasi bakatnya.
Lalu, bagaimanakah cara yang bisa orang tua lakukan?
Simak tips mengembangkan imajinasi kreatif anak yang telah kumparanMOM (kumparan.com) rangkum, sebagai berikut:
Berikan wadah untuk eksplorasi
com-Mainan Anak
com-Mainan Anak (Foto: Thinkstock)
Hal penting yang perlu Anda terapkan pada anak adalah memberi kesempatan padanya untuk mengeksplorasi pengetahuan dan pengalaman.
Anda bisa mulai mengajak anak ke taman, lalu mengenalkan ia nama-nama benda di sekitarnya, menjelaskan kegunaannya, cara menjalankannya, lalu membiarkan anak bereksplorasi. Karena dengan demikian, ia sedang menstimulasi daya imajinasinya.
ADVERTISEMENT
Bermain di luar
Ilustrasi Anak Bermain
Ilustrasi Anak Bermain (Foto: Pixabay)
Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Eits, tapi hati-hati dalam memilih permainan untuk anak ya, Moms. Jangan terlena untuk membiarkan anak bermain gadget berlebihan.
Biarkan anak bermain di luar, agar bisa memacu kognitif dan motoriknya. Misalnya, bermain peran dokter dan perawat, juru masak, dan sebagainya.
Membacakan cerita
Membaca untuk bayi
Membaca untuk bayi (Foto: Thinkstock)
Menanamkan kebiasaan membacakan cerita, sampai membiasakan anak bisa membaca mandiri, juga bisa meningkatkan daya imajinasinya. Anda bisa memulai dengan memberinya buku cerita bergambar dan mendongeng sebelum tidur, sambil memancing anak untuk merespon.
Sesekali, Anda bisa bergantian dengan anak agar ia mau menceritakan dongengnya. Meskipun terkadang ia mengarang cerita, tapi perlahan daya imaginasinya kian berkembang.
Fasilitasi dengan alat dan bahan
Imajinasi Anak tentang Mobil di Masa Depan
Imajinasi anak tentang mobil di masa depan (Foto: dok: Rimstyle )
Agar anak bisa menuangkan kreativitasnya, Anda pun perlu menyediakan media dan memfasilitasinya pula. Misalnya, anak senang mengkhayal tentang merakit pesawat terbang impiannya, jadi Anda bisa menyediakan yang ia butuhkan. Tak perlu yang susah-susah dulu, Moms! Anda bisa menyediakan kardus, kertas, dan balok-balokan, untuk dijadikan pesawat ala anak misalnya.
ADVERTISEMENT
Berikan kepercayaan
Ilustrasi ibu dan anak berdiskusi
Ilustrasi ibu dan anak berdiskusi. (Foto: Freepik)
Seringkali, kendala imajinasi kreatif pada anak justru datang dari orang tua. Terlalu banyak melarang ini dan itu, misalnya. Akibatnya, anak gagal mencoba hal baru hingga takut membuat kesalahan. Maka, orang tua hanya perlu untuk memberi kepercayaan pada anak. Dukung dan hargai proses belajarnya.
Semoga berhasil, Moms.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan