Kumparan Logo

5 Hal yang Calon Ayah Perlu Lakukan untuk Mengurangi Risiko Keguguran

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ayah dan bayi. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ayah dan bayi. (Foto: Thinkstock)

Keguguran saat hamil memang menjadi hal yang paling menakutkan. Utamanya jika kehamilan masih masuk trimester pertama dengan kondisi yang masih rentan.

Penyebab keguguran selain kelainan kromosom saat pembuahan, juga bisa terjadi karena berbagai hal. Seperti faktor usia, riwayat keguguran, penyakit kronis dan kelainan darah, masalah serviks, hingga bisa jadi kebiasaan yang dilakukan sehari-hari yang meningkatkan potensi keguguran.

Nah, jika penyebab potensi keguguran berhubungan dengan gangguan kesehatan, ada baiknya Anda periksakan ke medis. Sementara itu, Anda bisa melakukan upaya lain untuk mengurangi risiko keguguran yang telah kumparanMOM (kumparan.com) rangkum berikut:

Membantu Pekerjaan Rumah

Membersihkan rumah  (Foto: Thinkstock )
zoom-in-whitePerbesar
Membersihkan rumah (Foto: Thinkstock )

Beban berat pekerjaan rumah bukan saja melelahkan secara fisik, namun bisa juga memicu stres lho. Jika berkelanjutan, bisa jadi hal itu tidak baik bagi kesehatan kandungan. Maka dari itu, jangan sungkan atau ragu membantu istri Anda menyelesaikan pekerjaan rumah.

Hindarkan makanan pemicu kontraksi rahim

Bantu istri Anda untuk menghindari mengonsumsi makanan yang menyebabkan panas di perut hingga kontraksi rahim secara berlebih. Misalnya, buah nanas, buah durian, daging kambing, makanan mengandung ragi, atau alkohol.

Hindarkan Kafein dan Rokok Berlebihan

Jika selama ini istri Anda termasuk pecandu kafein dan rokok, maka dampingi ia untuk bisa mengurangi kedua hal itu. Kafein dan nikotin yang berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan janin istri Anda.

Termasuk, jangan merokok di dekatnya.

Jaga Kebersihan Makanan

Salad buah. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Salad buah. (Foto: Thinkstock)

Bukan hanya istri, Anda pun bisa membantunya menjaga kesehatan dan kebersihan makanan selama ia hamil. Seperti, tidak mengonsumsi makanan mentah utamanya daging dan telur yang dikhawatirkan mengandung bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan infeksi.

Tentukan Waktu Tepat Liburan

Ada kalanya, liburan bisa membantu menyegarkan pikiran Anda dan istri. Namun, perhatikan waktu dan kondisi yang tepat. Jika ia terlihat lelah dan lemah, lebih baik tunda dulu agenda liburan Anda bersamanya. Pastikan ia istirahat dengan baik