5 Hal yang Bisa Dilakukan pada Wanita yang Baru Alami Keguguran

23 Januari 2023 14:35
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
5 Hal yang Bisa Dilakukan ke Wanita yang Baru Alami Keguguran. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
ADVERTISEMENT
Keguguran merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh para ibu hamil. Namun, sekitar 1 dari 5 ibu hamil harus menghadapi kenyataan bahwa mereka mengalami keguguran karena berbagai penyebab, mulai dari komplikasi, minimnya asupan nutrisi, hingga stres.
ADVERTISEMENT
Tak jarang, keguguran bisa meninggalkan trauma kepada ibu yang mengalaminya. Oleh karena itu, bila Anda mengetahui ada orang terdekat yang baru saja keguguran, sebaiknya lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata.
Nah Moms, mari coba lakukan hal-hal ini untuk membantu para ibu yang baru keguguran, dikutip dari Parents.

Lakukan Ini kepada Wanita yang Baru Alami Keguguran

Ilustrasi perempuan sedang menghibur pasangannya yang sedih. Foto: aodaodaodaod/Shutterstock
1. Berbela Sungkawa
Kenal atau tidak terlalu dekat dengan orang tersebut, hal pertama yang bisa diucapkan adalah "Aku prihatin atas yang kamu alami." Bila bingung harus berkata apa, Anda juga bisa menawarkan bantuan yang bisa membuat perasaannya lebih baik.
2. Dengarkan Ceritanya
Bila ibu tersebut ingin bercerita sesuatu tentang kejadian yang dialaminya, Anda juga bisa mendengarkannya. Pahami juga mereka tidak membutuhkan nasihat, tetapi orang yang bisa mendengar dan memvalidasi perasaan mereka.
ADVERTISEMENT
3. Tanyakan Kondisi Anggota Keluarga Lain
Jangan hanya menanyakan kondisi dan perasaan ibu yang mengalami keguguran. Tetapi, Anda juga bisa menanyakan kabar anggota keluarga lainnya. Karena keguguran bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh sang calon ibu saja, tetapi juga suaminya maupun keluarga besarnya.
4. Minta Izin untuk Membantu
Beberapa pasangan mungkin sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kelahiran si kecil. Namun, terjadi keguguran bisa membuat mereka cukup terpuruk. Anda bisa membantu menanyakan kepada mereka apakah ada yang bisa dibantu. Misalnya, membantu merencanakan hal-hal yang bisa membuat mereka melupakan kesedihannya sejenak, membelikan makanan yang enak, atau menawarkan diri mencari psikolog yang bisa mereka datangi untuk konsultasi.
Ilustrasi keguguran. Foto: Shutter Stock
5. Hati-hati Bicarakan Kehamilan Selanjutnya
Tidak semua wanita mungkin langsung siap merencanakan momongan lagi setelah keguguran. Apalagi, keguguran juga bisa meninggalkan luka yang tidak semua orang merasakannya. Jadi, jangan langsung menanyakan rencana hamil selanjutnya, dan berikan kesempatan dia pulih secara fisik dan mentalnya.
ADVERTISEMENT

Yang Sebaiknya Tidak Boleh Dikatakan

Nah Moms, di sisi lain, coba hindari juga kata-kata ini kepada mereka yang baru mengalami keguguran:
- "Itu masih janin, kok!"
Padahal, ikatan dengan calon bayi sudah terjadi sejak awal kehamilan. Jadi, tidak peduli sudah seberapa jauh kehamilan, tetapi bayi itu sudah nyata adanya bagi sang ibu.
- "Setidaknya kehamilannya belum lebih besar"
Memang benar bila semakin lama usia kehamilan, risiko mengalami komplikasi yang sebabkan keguguran dapat terjadi. Namun, bukan berarti kehilangan bayi di trimester pertama tidak perlu menyedihkan, karena tetap ada rasa sakit fisik maupun emosional.
- "Kegugurannya enggak semestinya terjadi."
Ucapan ini bisa menambah perasaan bahwa dia telah melakukan kesalahan dan merasa tidak pantas menjadi orang tua.
ADVERTISEMENT
- "Banyak yang sudah pernah keguguran juga."
Keguguran memang bisa dialami oleh ibu hamil, tetapi itu tidak meniadakan butuhnya dukungan dan kasih sayang setelah duka yang dialami.
- "Harusnya kemarin pas hamil begini begitu...."
Mendengar ucapan tersebut bisa memengaruhi kesehatan emosional dan mental seseorang. Jadi, hindari mengguruinya ya, Moms.