5 Ikan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil
·waktu baca 3 menit

Sebagai ibu hamil, Anda tentu ingin memberikan nutrisi terbaik untuk si kecil sejak dalam kandungan. Salah satu sumber gizi yang kaya manfaat adalah ikan—mulai dari protein, omega-3, hingga mineral penting untuk perkembangan otak dan tumbuh kembang janin.
Namun, tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi, Moms. Ada beberapa jenis yang justru bisa membawa risiko karena kandungan merkuri tinggi atau potensi kontaminasi.
Agar lebih aman dan tenang selama kehamilan, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini, dikutip dari Mayo Clinic dan FDA!
Ikan yang Tidak Dianjurkan untuk Ibu Hamil
1. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi
Merkuri dapat memengaruhi sistem saraf dan perkembangan otak janin. Karena itu, hindari ikan-ikan berukuran besar yang biasanya mengandung merkuri lebih tinggi, seperti:
Ikan hiu
Ikan todak (swordfish)
King mackerel
Tilefish
Marlin
Ikan-ikan besar tersebut hidup lebih lama sehingga lebih banyak menumpuk merkuri dalam tubuhnya.
2. Ikan yang Berisiko Terkontaminasi
Beberapa ikan berisiko mengandung polutan, logam berat, atau bakteri berbahaya. Misalnya:
Ikan dari perairan tercemar atau tidak jelas sumbernya
Ikan mentah atau setengah matang seperti sashimi atau sushi tertentu
Ikan asap dingin (cold-smoked fish) yang tidak dipasteurisasi, misalnya lox.
Mengonsumsi ikan yang tidak matang sempurna dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri seperti listeria atau salmonella.
3. Ikan Kaleng Tertentu
Sebagian ikan kaleng, seperti tuna albacore, mengandung merkuri lebih tinggi dibanding tuna ringan. Anda tetap boleh mengonsumsi tuna, tetapi sebaiknya batasi dan pilih jenis yang rendah merkuri.
Perhatikan juga garam pada ikan kaleng, karena konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
4. Ikan dari Perairan Lokal yang Tidak Teruji
Jika Anda tinggal di daerah yang dekat dengan sungai atau danau, pastikan ikan tangkapan lokal sudah diuji keamanannya. Kadang, ada peringatan setempat mengenai kadar polutan atau limbah yang tinggi di perairan tertentu.
5. Ikan Berlemak Tinggi yang Berisiko Terkontaminasi PCB
Beberapa jenis ikan air tawar berlemak, seperti striped bass, bluefish, atau pike, bisa mengandung polutan seperti PCB (polychlorinated biphenyls) jika berasal dari perairan tercemar. Paparan PCB dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan janin.
Tips Aman Konsumsi Ikan bagi Ibu Hamil
Agar tetap mendapatkan manfaatnya, Anda bisa mengikuti tips aman berikut:
Pilih ikan rendah merkuri seperti salmon, sarden, lele, nila, atau tuna ringan.
Konsumsi 2–3 porsi per minggu sesuai rekomendasi kesehatan.
Pastikan ikan dimasak sampai matang sempurna.
Perhatikan sumber ikan, terutama jika membeli ikan lokal atau hasil tangkapan sendiri.
Variasikan jenis ikan agar nutrisi lebih seimbang.
Mengonsumsi ikan tetap sangat dianjurkan selama kehamilan, asalkan jenisnya tepat dan diolah dengan baik. Dengan memilih ikan yang aman, Anda bisa memastikan tumbuh kembang si kecil berjalan optimal, sambil menjaga kesehatan Anda sebagai ibu hamil.
Jika masih ragu mengenai jenis ikan tertentu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk rekomendasi yang lebih personal.
