5 Kesalahan Menyusui yang Perlu Dihindari Ibu Baru

21 September 2019 11:05 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Getty Images
ADVERTISEMENT
Sebagai calon ibu baru, Anda mungkin percaya bahwa menyusui merupakan proses yang alami, sehingga tidak ada yang perlu dipelajari. Padahal, agar sukses menyusui Anda perlu belajar banyak hal, Moms.
ADVERTISEMENT
Ibu dan bayi perlu sama-sama belajar, agar proses menyusui berjalan efektif. Meski begitu, terkadang ada saja kendala yang mungkin dihadapi oleh ibu dan bayi di awal proses menyusui.
Oleh karena itu, ibu menyusui perlu tahu, 5 kesalahan yang sebaiknya dihindari, agar bayi bisa mendapatkan ASI secara optimal, seperti dikutip Mommy Edition berikut ini.
Mungkin ini adalah salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh ibu baru, yakni mempercayai semua informasi tentang menyusui tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Ya, Moms, jangan menelan informasi mentah-mentah, sebab proses menyusui ibu yang satu dengan yang lain bisa saja berbeda.
Daripada mendengarkan informasi yang belum tentu benar, lebih baik Anda melakukan riset di situs-situs terpercaya. Selain itu, bertanya langsung pada ahlinya juga penting untuk bisa mendapat jawaban yang tepat.
ADVERTISEMENT
ibu menyusui Foto: Shutterstock
Menyusui memang proses alami. Meski begitu, untuk menunjang keberhasilannya, ada beberapa hal yang perlu Anda beli.
Jika Anda adalah ibu bekerja, maka peralatan pompa ASI menjadi hal penting yang perlu Anda punya. Selain itu, Anda mungkin juga perlu membeli bra menyusui atau bantal menyusui untuk membuat Anda lebih nyaman.
Ibu baru rentan mengalami stres dan rasa bersalah. Misalnya saja, bayi menangis terus meski sudah disusui. Kerabat Anda pun menuduh kalau bayi Anda kelaparan karena ASI Anda tidak mencukupi kebutuhannya.
Moms, jangan langsung percaya dan jangan ambil pusing dengan omongan kerabat Anda itu. Yakinlah, bahwa produksi ASI Anda cukup! Ingatlah prinsip supply and demand, di mana produksi ASI Anda menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Lagi pula, bukan hanya kelaparan yang bisa membuat bayi menangis. Bisa saja si kecil sedang tidak nyaman dengan popoknya yang basah atau karena hal lain.
ADVERTISEMENT
Percaya diri saja dengan aktivitas menyusui Anda dan jangan terlalu memusingkan saran yang belum tentu benar.
Ibu menyusui makan. Foto: Shutterstock
Posisi menyusui sangat penting agar bayi bisa memperoleh ASI dengan lancar. Namun beberapa ibu kerap kali mengabaikan posisi menyusui ini. Padahal ketika menyusui, ibu maupun bayi harus sama-sama dalam keadaan nyaman.
Misalnya tubuh bayi harus disanggah menghadap lurus ke payudara. Ketika bayi membuka mulutnya segera dekatkan payudara Anda. Posisi bayi juga harus membentuk garis lurus dan pastikan ada kontak mata antara ibu dan bayi.
Kesalahan ini sering dilakukan oleh ibu baru, sebab mereka berpikir bisa menyusui sendiri tanpa perlu bantuan ahli seperti konselor laktasi. Padahal dukungan dari ahli bisa sangat membantu keberhasilan Anda menyusui.
ADVERTISEMENT