Kumparan Logo

5 Kesalahan Menyusui yang Perlu Dihindari Ibu Baru

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Getty Images

Sebagai calon ibu baru, Anda mungkin percaya bahwa menyusui merupakan proses yang alami, sehingga tidak ada yang perlu dipelajari. Padahal, agar sukses menyusui Anda perlu belajar banyak hal, Moms.

Ibu dan bayi perlu sama-sama belajar, agar proses menyusui berjalan efektif. Meski begitu, terkadang ada saja kendala yang mungkin dihadapi oleh ibu dan bayi di awal proses menyusui.

Oleh karena itu, ibu menyusui perlu tahu, 5 kesalahan yang sebaiknya dihindari, agar bayi bisa mendapatkan ASI secara optimal, seperti dikutip Mommy Edition berikut ini.

  1. Mempercayai Semua Informasi tentang Menyusui

Mungkin ini adalah salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh ibu baru, yakni mempercayai semua informasi tentang menyusui tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Ya, Moms, jangan menelan informasi mentah-mentah, sebab proses menyusui ibu yang satu dengan yang lain bisa saja berbeda.

Daripada mendengarkan informasi yang belum tentu benar, lebih baik Anda melakukan riset di situs-situs terpercaya. Selain itu, bertanya langsung pada ahlinya juga penting untuk bisa mendapat jawaban yang tepat.

  1. Tidak Ada Pengeluaran untuk Menyusui

ibu menyusui Foto: Shutterstock

Menyusui memang proses alami. Meski begitu, untuk menunjang keberhasilannya, ada beberapa hal yang perlu Anda beli.

Jika Anda adalah ibu bekerja, maka peralatan pompa ASI menjadi hal penting yang perlu Anda punya. Selain itu, Anda mungkin juga perlu membeli bra menyusui atau bantal menyusui untuk membuat Anda lebih nyaman.

  1. Terlalu Memikirkan yang Orang Lain Katakan

Ibu baru rentan mengalami stres dan rasa bersalah. Misalnya saja, bayi menangis terus meski sudah disusui. Kerabat Anda pun menuduh kalau bayi Anda kelaparan karena ASI Anda tidak mencukupi kebutuhannya.

Moms, jangan langsung percaya dan jangan ambil pusing dengan omongan kerabat Anda itu. Yakinlah, bahwa produksi ASI Anda cukup! Ingatlah prinsip supply and demand, di mana produksi ASI Anda menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Lagi pula, bukan hanya kelaparan yang bisa membuat bayi menangis. Bisa saja si kecil sedang tidak nyaman dengan popoknya yang basah atau karena hal lain.

Percaya diri saja dengan aktivitas menyusui Anda dan jangan terlalu memusingkan saran yang belum tentu benar.

  1. Sering Mengabaikan Posisi Menyusui

Ibu menyusui makan. Foto: Shutterstock

Posisi menyusui sangat penting agar bayi bisa memperoleh ASI dengan lancar. Namun beberapa ibu kerap kali mengabaikan posisi menyusui ini. Padahal ketika menyusui, ibu maupun bayi harus sama-sama dalam keadaan nyaman.

Misalnya tubuh bayi harus disanggah menghadap lurus ke payudara. Ketika bayi membuka mulutnya segera dekatkan payudara Anda. Posisi bayi juga harus membentuk garis lurus dan pastikan ada kontak mata antara ibu dan bayi.

  1. Menghindari Bantuan Ahli

Kesalahan ini sering dilakukan oleh ibu baru, sebab mereka berpikir bisa menyusui sendiri tanpa perlu bantuan ahli seperti konselor laktasi. Padahal dukungan dari ahli bisa sangat membantu keberhasilan Anda menyusui.