5 Makanan Nutrisi Tinggi untuk Anak di Masa Pubertas
ยทwaktu baca 3 menit

Anak-anak dalam rentang usia 10-12 tahun yang mulai memasuki masa awal pubertas akan mengalami berbagai perubahan pada tubuh dan emosinya. Dalam proses tersebut, ternyata kebutuhan nutrisi pada anak pra pubertas cukup berbeda seperti rentang usia sebelumnya.
Ya Moms, saat masa pra pubertas, nutrisi anak perlu dicukupi dengan menyeimbangkan kebutuhannya, baik itu makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien contohnya adalah karbohidrat, lemak, dan protein. Sedangkan mikronutrien adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit seperti besi, kalsium, selenium, vitamin, dan lainnya.
Dikutip dari laman Johns Hopkins All Children's Hospital, makan makanan yang seimbang akan sangat membantu tumbuh kembang mereka, termasuk membuat tubuh lebih sehat bahkan bisa lebih berprestasi di sekolah. Seperti apa sih kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan anak-anak yang sedang dalam masa pubertas? Simak penjelasannya berikut ya, Moms.
Pilihan Makanan Sehat untuk Anak di Masa Pubertas
Dikutip dari Raising Children, dalam masa pubertas, anak-anak yang mulai beranjak remaja ini akan mengalami perubahan fisik yang cukup signifikan. Sehingga, mereka membutuhkan nutrisi ekstra dalam proses perubahan tersebut. Seberapa banyak aktivitas fisik dan perkembangannya nanti, dapat menentukan berapa banyak makanan sehat yang perlu dikonsumsi.
Nah Moms, berikut daftar makanan sehat untuk anak-anak di masa pubertas yang bisa dikonsumsi:
1. Sayuran
Anda bisa pilihkan sayuran yang berbeda-beda setiap harinya agar anak tidak bosan. Apabila anak tidak menyukai sayuran, cobalah dimasak dengan cara berbeda, seperti direbus, dipanggang, atau dikukus.
2. Buah
Sama seperti sayuran, pilihlah buah-buahan yang digemari si kecil dan buatlah bervariasi setiap harinya. Tidak ada pantangan buah tertentu, namun pastikan anak tetap mendapat berbagai vitamin dan mineral.
3. Makanan Biji-bijian
Untuk masa pra-remaja ini, kebutuhan biji-bijian per harinya sekitar 5-6 porsi. Biji-bijian ini termasuk serat seperti gandum, roti, tortilla, oatmeal dan lainnya. Jenis makanan ini dapat membuat pencernaan anak lebih lancar dan bisa kenyang lebih lama.
4. Susu rendah lemak
Butuh sekitar 3 cangkir susu per harinya agar membantu membangun tulang-tulang anak lebih kuat. Tetapi, pilihkan produk susu yang bebas lemak atau low fat. Bisa juga mengonsumsi yogurt dan keju.
5. Protein
Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan membangun otot anak yang lebih kuat. Makanan kaya protein juga memiliki vitamin dan mineral lainnya, seperti zat besi dan asam lemak omega-3 yang sangat penting diberikan ketika dalam masa pubertas. Beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi seperti daging ayam atau kalkun tanpa lemak, daging sapi, telur, dan ikan. Kemudian bisa pilih tahu, tempe, kacangan-kacangan dan quinoa yang juga mengandung sumber protein tinggi.
Jangan lupa untuk tetap melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga untuk membentuk otot dan tulang yang kuat. Ajaklah anak untuk berolahraga selama 10-15 menit setiap harinya, dan durasi bisa ditambah pelan-pelan hingga satu jam jika memungkinkan.
Selain itu, tidur yang cukup juga menjadi bagian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan pra-remaja. Jika tidak mendapat tidur yang cukup, maka anak mungkin lebih sering sakit dan merasa lebih lelah serta sulit fokus di sekolah.
