kumparan
26 Feb 2018 13:02 WIB

5 Sayuran untuk MPASI Kaya Gizi

Ilustrasi bayi makan (Foto: Thinkstock)
Menginjak usia 6 bulan, sistem pencernaan dan enzim pencerna makanan pada bayi sudah mulai berkembang. Karena itu setelah memberi ASI eksklusif selama 6 bulan, Anda bisa memberikan si kecil MPASI.
ADVERTISEMENT
MPASI yang dibuat dari bahan-bahan kaya gizi akan mendukung tubuh kembang optimal si kecil. Tapi tidak perlu jadi bingung atau khawatir dengan harganya, aneka sayuran yang biasa Anda temui sehari-haripun bisa Anda pakai dan memberi nutrisi yang sangat berguna bagi anak.
KumparanMom (kumparan.com) merangkum sayuran-sayuran yang bisa Anda jadikan MPASI yang kaya dengan sumber gizi sebagai berikut:
Bayam
Bayam (Foto: Pixabay)
Sayuran satu ini mengandung banyak manfaat gizi. Seperti, zat besi, asam folat, aneka vitamin, kalsium, mangan hingga fosfor yang berguna bagi perkembangan otak dan tubuh bayi.
Anda bisa membuat bubur tim bayam lembut atau sayur segar bayam yang dihaluskan sesuai dengan kemampuan bayi mencerna.
Wortel
com-Wortel (Foto: Thinkstock)
Parutan wortel yang dicampurkan pada bubur bayi, bisa memenuhi kebutuhan vitamin A si kecil. Selain menyehatkan mata, wortel juga mengandung antioksidan dan mineral penting bagi tubuh bayi.
ADVERTISEMENT
Brokoli
Brokoli adalah finger food yang bagus untuk bayi (Foto: Thinkstock)
Sayuran satu ini, memang punya segudang manfaat. Mulai dari memperlancar pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, membantu perkembangan otak hingga mampu mencegah kanker berbahaya. Tidak heran kalau sayuran ini dijuluki super food.
Jagung Manis
Jagung, pangan penghasil karbohidrat. (Foto: pixabay.com)
Jagung juga bisa Anda suguhkan untuk MPASI bayi yang sehat dan lezat. Si kecil pasti suka rasa manisnya.
Jagung kaya kandungan karbohidrat, protein, serat untuk melancarkan pencernaan, vitamin C dan vitamin A, kalium, fosfor, hingga omega 3.
Labu Siam
Labu Siam (Foto: freepik.com)
Pertumbuhan gigi dan tulang bayi bisa dibantu dengan suplai fosfor dan kalsium yang terkandung pada labu siam. Teksturnya yang lembut juga cocok untuk si kecil yang baru belajar mengunyah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan