5 Tips agar Ayah Semangat Jadi Imam Salat Tarawih di Rumah
ยทwaktu baca 2 menit

Meski pemerintah sudah mengizinkan masyarakat untuk beribadah salat di masjid selama bulan Ramadhan, beberapa keluarga mungkin saja masih memilih untuk menjalankan salat tarawih di rumah. Ya Moms, salat tarawih di rumah juga bisa dilakukan secara berjemaah bersama keluarga.
Jika memilih salat tarawih di rumah, suami atau ayah biasanya akan menjadi imam salat berjemaah. Namun, mungkin saja ada beberapa ayah yang merasa grogi karena tidak terbiasa menjadi imam salat tarawih, apalagi yang baru pertama kali melakukannya.
Untuk meningkatkan rasa percaya diri suami, Anda dan anak bisa memberikan semangat, serta yakinkan dia bisa menjadi imam yang baik. Momen ini juga bisa dijadikan pengalaman menyenangkan dan mempererat hubungan keluarga di bulan suci Ramadhan, lho.
Nah Moms, agar ayah semangat menjadi imam salat tarawih di rumah, berikut beberapa tips dari kumparanMOM yang bisa dicoba.
1. Siapkan Perlengkapan Salat Tarawih
Sebelum memulai salat berjemaah dan tarawih, Anda bisa mencuci perlengkapan salat dan menggantinya dengan yang sudah bersih dan wangi. Ajak anak-anak untuk ikut menyiapkan perlengkapan salatnya juga. Sehingga, salat berjemaah pun akan terasa lebih berkesan.
2. Siapkan Sudut Khusus
Tidak harus punya musala atau ruang khusus sendiri di rumah. Sebab, Anda bisa menyiapkan sudut rumah yang memungkinkan untuk dipakai sebagai area salat satu keluarga. Untuk menambah luas area salat, mungkin Anda bisa mengakalinya dengan memindahkan sementara perabotan-perabotan yang tidak terlalu berat. Lalu pasang karpet kecil atau alas lainnya sebelum diletakkan sajadah.
3. Catatan Doa-doa Pendek
Ayah tidak perlu membaca surat yang terlalu panjang dengan bersuara merdu, namun selama bacaannya lancar, maka itu sudah cukup. Ya Moms, ingatkan ayah untuk melafalkan surat-surat pendek yang biasa digunakan saat salat. Kalau perlu, bisa dicatat terlebih dahulu surat-surat pendek tersebut agar tidak lupa atau kehabisan ide mau melafalkan bacaan surat apa.
4. Jadi Makmum Tepat Waktu
Sebagai imam salat, ayah bisa mengingatkan para makmumnya untuk bersiap tepat waktu. Misalnya, beri tahu ketika azan berkumandang, semua anggota keluarga sudah harus siap salat. Sehingga, tidak perlu memanggil atau menunggu lagi yang bisa membuat jadwal salat jadi mundur.
5. Apresiasi Bacaan Surat Ayah
Seusai salat tarawih berjemaah, Anda dan anak-anak berdoa atau mengaji bersama. Setelah itu, beri apresiasi kepada ayah, misalnya 'Ayah hebat! Bacaannya lancar!". Bisa juga menyiapkan minuman kesukaan ayah sebagai 'hadiah' karena sudah menjadi imam yang baik.

