Kumparan Logo

6 Hal yang Terjadi pada Payudara Ibu Setelah Menyusui

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
6 Hal yang Terjadi pada Payudara Ibu Setelah Menyusui. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
6 Hal yang Terjadi pada Payudara Ibu Setelah Menyusui. Foto: Shutterstock

Kehamilan mengubah tubuh ibu, termasuk payudara. Perubahan itu umumnya mengenai ukuran, puting dan areola menjadi gelap, hingga pembuluh darah terlihat lebih jelas.

Dikutip dari Parents, saat hamil, payudara mulai memproduksi kolostrum. Kemudian beberapa hari setelah melahirkan, payudara akan mulai memproduksi ASI matang.

Namun, apa yang terjadi pada payudara Anda setelah menyusui? Bagaimana pengaruh laktasi terhadap payudara Anda?

1. Payudara Secara Bertahap Akan Berhenti Memproduksi Susu

Moms, ketika Anda berhenti menyusui, baik menyusui langsung dari payudara atau memompa, payudara Anda memerlukan waktu untuk menerima pesan tersebut dan berhenti memproduksi ASI. Biasanya tubuh membutuhkan waktu sekitar enam minggu. Sementara itu, payudara Anda mungkin membengkak dan terasa menyakitkan.

Peralihan ini cenderung lebih mudah jika Anda menyapih bayi secara perlahan. Anda bisa mencoba pengobatan alami seperti memasukan kubis dingin ke dalam bra atau mengonsumsi teh herbal. Apabila payudara tetap nyeri, Anda bisa mengonsumsi obat yang aman.

2. Payudara Mungkin Rembes

Katie Prezas, IBCLC, konsultan laktasi dan pemilik Empowering Lactation, mengatakan payudara Anda masih bisa mengeluarkan ASI setelah disapih.

“Dibutuhkan sekitar 40 hari setelah sesi menyusui atau pemompaan terakhir bagi tubuh Anda untuk mengatur ulang hormon Anda, jadi sekresi ASI pada waktu ini adalah hal biasa,” kata Prezas.

Banyak orang juga menyadari bahwa mereka dapat memerah ASI dengan tangan setelah anak disapih. Selain itu, ASI masih bisa keluar atau merembes dari payudara. Bahkan, tetesan ASI ini disebut bisa terjadi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

3. Ukuran Payudara Akan Berubah

Meskipun ukuran payudara Anda akan berubah selama kehamilan dan menyusui, perubahan payudara akan kembali terjadi saat Anda menyapih si kecil.

“Payudara umumnya kembali ke ukuran yang sama seperti sebelum hamil. Namun selama setiap kehamilan, Anda mengembangkan jaringan kelenjar lebih lanjut di dalam payudara, jadi mungkin saja ukurannya tetap sedikit lebih besar dibandingkan sebelum hamil,” kata Prezas.

Banyak ibu menyusui menyadari bahwa salah satu payudara mereka menjadi lebih besar dari yang lain. Setelah proses menyapih selesai, sel pembuat susu mati sehingga jaringan payudara akan berubah bentuk. Setelah proses ini selesai, payudara Anda biasanya akan terlihat serupa dengan sebelum menyusui.

4. Payudara Mungkin Lebih Kendur Dibanding Sebelum Hamil

Anda mungkin pernah mendengar payudara Anda akan menjadi lebih kendur setelah menyusui. Meskipun hal ini sebagian benar, sebetulnya menyusui tidak ada hubungannya dengan hal tersebut, lho!

Kemunduran yang dilihat banyak orang dapat dikaitkan dengan pertumbuhan payudara secara keseluruhan selama kehamilan, terlepas dari apakah Anda menyusui atau tidak. Penelitian menunjukkan payudara tumbuh rata-rata 22% selama kehamilan. Pertumbuhan ini meregangkan kulit dan saat payudara Anda kembali ke ukuran sebelum hamil, payudara Anda mungkin akan kendur.

Payudara kendur mungkin jadi hal yang tak bisa dihindari. Dalam sebuah penelitian, lebih dari separuh (55%) mengalami payudara kendur setelah menyapih, sementara kurang dari separuh (45%) tidak mengalaminya. Faktor lain yang ditemukan berkontribusi terhadap kendurnya payudara meliputi:

-Menjadi lebih tua

-Memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi

-Telah mengalami kehamilan lebih banyak

-Memasuki kehamilan dengan payudara besar

-Merokok

5. Puting, Pembuluh Darah, dan Stretch Mark Akan Memudar

Selama kehamilan, banyak orang memperhatikan bahwa payudara menjadi lebih penuh dan pembuluh darah di payudara menjadi lebih terlihat. Stretch mark dapat timbul seiring pertumbuhan payudara dan puting serta areola juga menjadi lebih gelap. Anda bahkan mungkin mulai mengalami benjolan kecil di sepanjang areola, yang disebut kelenjar montgomery .

“Perubahan ini terjadi untuk membantu bayi Anda lebih mudah menemukan dan melekat pada payudara Anda,” kata Prezas.

Namun setelah Anda selesai menyusui, puting, areola, dan kelenjar montgomery Anda kembali ke kondisi sebelum menyusui. Stretch mark juga akan memudar seiring berjalannya waktu, meski tidak akan pernah hilang.

6. Bagian Dalam Payudara Akan Berubah

Selama kehamilan dan menyusui, bagian dalam payudara Anda mengalami banyak perubahan. Anda mulai memproduksi jaringan pembuat ASI dalam jumlah banyak sehingga bisa memberi makan si kecil.

Setelah masa menyusui berakhir, tubuh Anda memulai proses involusi. Di mana sel-sel yang mengeluarkan susu mati dan digantikan oleh sel-sel lemak. Menurut penelitian, sel-sel pembuat susu pada dasarnya diserap oleh sel-sel lain di tubuh selama involusi.

Bagaimanapun, tubuh kita sungguh luar biasa, ya? Ibu berubah dari manusia normal ke manusia yang mampu memproduksi ASI dan setelah proses penyapihan, ibu kembali ke keadaan normal yang baru.