Kumparan Logo

6 Tips untuk Ibu Hamil Trimester Ketiga Agar Janin Sehat

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil lakukan pemeriksaan USG. Foto: Kwangmoozaa/Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil lakukan pemeriksaan USG. Foto: Kwangmoozaa/Shutter Stock

Pada setiap trimester kehamilan, ibu hamil akan mengalami perubahan serta tantangan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, ada hal-hal yang harus dihindari agar Anda dan janin bisa selalu sehat.

Di trimester ketiga kehamilan, Anda tentu sudah mulai bersiap dengan kelahiran bayi Anda. Nah Moms, ada beberapa anjuran yang sebaiknya Anda ikuti oleh ibu hamil agar bayi di dalam kandung selalu sehat.

Anjuran Bagi Ibu Hamil di Trimester Ketiga Kehamilan

1. Banyak Minum Air

ibu hamil minum air putih Foto: Shutterstock

Gunanya untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sehingga aliran darah berjalan lancar, mencegah konstipasi, dan mencegah kontraksi yang terjadi terlalu awal.

2. Jaga Berat Badan Sehat

Menambah berat badan kira-kira sebesar 400 gram per minggunya. Berat badan ini berguna untuk menyiapkan hidup bayi yang telah keluar dari perut ibunya.

3. Tetap rutin bergerak

Ibu Hamil Olahraga Jalan Kaki Foto: Shutter Stock

Meskipun rasanya malas, tapi lantas jangan terlena, Moms. Bergerak membuat Anda jadi lebih rileks dan mempersiapkan tubuh untuk bersalin nanti. Anda bisa tetap berolahraga bila memang biasa atau berkonsultasi dengan dokter lebih lanjut mengenai hal ini.

4. Berlatih Bersalin

Ingat-ingat dan praktikkan kembali pelajaran yang sudah Anda dapat tentang melahirkan, supaya Anda lebih siap dan matang.

Selain itu, perhatikan dan taati lagi aturan rumah sakit yang sudah Anda booking untuk bersalin nanti. Misal, soal aturan kamar room-in, aturan merekam saat bersalin, dan yang tak kalah penting adalah sudah tahu jalan dari rumah ke rumah sakit bilamana terjadi kondisi-kondisi darurat.

5. Cek Aktivitas Bayi

Ilustrasi ibu hamil lakukan pemeriksaan USG. Foto: Kwangmoozaa/Shutter Stock

Tetap rutin mengecek aktivitas bayi di dalam perut. Jumlah tendangannya, semakin kuat ataukah melemah, dan sebagainya. Bila memang Anda merasakan ada hal yang janggal, segera konsultasi ke dokter.

6. Terus Belajar

Ibu hamil perlu terus belajar. Misalnya dengan membaca referensi tentang menyusui dan pola pengasuhan bayi. Dengan demikian saat waktunya tiba bersalin hingga pada minggu-minggu awal sibuk dengan bayi baru, Anda adalah ibu yang mengerti apa yang harus dilakukan, serta tidak mudah termakan saran demi saran yang belum jelas kebenarannya.

kumparan post embed