7 Hal Tak Terduga yang Bisa Terjadi saat Melahirkan
ยทwaktu baca 3 menit

Pengalaman melahirkan setiap ibu bisa berbeda-beda. Ada yang prosesnya sangat cepat, ada juga ibu yang merasakan kontraksi berjam-jam, baru akhirnya bisa menjalani proses persalinan. Ya Moms, bagaimana pun prosesnya, momen melahirkan biasanya tidak akan terlupakan.
Selain merasakan kontraksi, ada ibu hamil yang mengalami hal-hal tidak terduga dan tak terprediksi sebelumnya. Mulai dari buang air besar hingga muntah saat proses persalinan.
"Melahirkan adalah hal paling alami yang dapat dilakukan tubuh Anda. Dan apa pun yang dilakukan tubuh dalam prosesnya bukanlah hal-hal yang perlu membuat Anda malu," ujar Dokter Kandungan Jane Martin, MD, dikutip dari The Bump.
Ya Moms, Anda tidak sendirian jika mengalami hal-hal 'aneh' selama melahirkan. Nah, apa saja momen-momen yang tidak terduga itu?
Hal-hal Tidak Terduga Bisa Terjadi saat Melahirkan
1. Buang Air Besar
Kebanyakan ibu hamil tidak bisa membedakan ketika sakit perut karena kontraksi atau mulas ingin buang air besar. Ya, BAB di tengah proses persalinan sangat wajar terjadi, Moms. Anda memang tidak dapat menghindari ketika sedang proses mengejan, entah bayi atau kotoran yang akan keluar terlebih dulu.
2. Keluar Lendir
Selaput lendir yang menumpuk di area leher rahim berfungsi untuk memblokir bakteri masuk ke area rahim. Namun, saat serviks mulai menipis dan Anda sedang bersiap untuk melahirkan, terkadang lendir-lendir itu keluar sebelum persalinan. Jangan khawatir karena itu tanda bayi sudah siap keluar.
3. Buang Air Kecil
Sama seperti buang air besar, Anda pun tidak jarang kehilangan kontrol kandung kemih setidaknya hingga bayi sudah berhasil keluar. Hal ini terjadi karena selama persalinan pervaginam, otot-otot dasar panggul meregang. Selain itu, ibu hamil yang diberi bius epidural saat bersalin juga kemungkinan tidak bisa merasakan kandung kemih tengah penuh.
4. Mual dan Muntah
Mual dan muntah tidak hanya terjadi saat kehamilan, tetapi bisa juga selama persalinan, Moms! "Ketika ibu hamil mendapatkan bius epidural, mereka dapat mengalami penurunan tekanan darah yang dapat menyebabkan muntah," ujar Dokter Kandungan dan Kesehatan Wanita Sherry Ross, M.D., dikutip dari Parents.
Maka dari itu, beberapa dokter biasanya tidak akan menyarankan ibu hamil makan menjelang persalinan, terutama yang memiliki kondisi kesehatan gawat janin atau harus dilakukan operasi caesar darurat.
5. Pecah Ketuban
Ibu hamil bisa mengalami pecah ketuban sebelum persalinan, baik secara alami atau dengan bantuan dokter. Jika ketuban pecah sendiri, air yang keluar bisa berupa tetesan atau bahkan langsung deras. Hal ini sangat normal terjadi, jadi jangan panik, pergilah ke dokter atau bidan dan bersiap untuk proses persalinan.
6. Kentut
Saat proses persalinan berlangsung, Anda pun bisa tiba-tiba kentut. Ternyata, ibu hamil pun cenderung memiliki lebih banyak gas hingga menjelang persalinan. Jadi, jangan menahan-nahan kentut sekali pun sedang bersalin ya, Moms.
7. Pendarahan
Pendarahan usai melahirkan itu adalah proses yang normal terjadi. Biasanya, pendarahan terjadi dalam 24 jam pertama usai melahirkan. Hal ini terjadi akibat berbagai faktor, dan ada yang normal dan tidak. Beberapa penyebabnya seperti vagina atau perineum robek saat melahirkan, gangguan pembekuan darah, infeksi endometrium (lapisan dalam rahim), hingga plasenta previa. Pendarahan yang abnormal perlu mendapatkan penanganan segera dari dokter karena dapat mengancam nyawa.
