Kumparan Logo

7 Kondisi yang Buat Ibu Hamil Tidak Boleh Berhubungan Intim

kumparanMOMverified-green

comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
7 Kondisi yang Buat Ibu Hamil Tidak Boleh Berhubungan Intim Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
7 Kondisi yang Buat Ibu Hamil Tidak Boleh Berhubungan Intim Foto: Shutterstock

Seks atau berhubungan intim selama kehamilan aman dilakukan. Bahkan seks saat hamil punya manfaat untuk ibu hamil, seperti menurunkan tekanan darah, membuat tidur lebih nyenyak, meringankan rasa nyeri, hingga mengurangi stres.

Tapi perlu diingat, tidak semua ibu hamil diperbolehkan melakukan hubungan seks. WebMD melansir, ibu hamil dengan beberapa masalah medis atau kondisi mungkin akan 'dilarang' dokter untuk bercinta.

kumparan post embed

Masalah medis atau kondisi seperti apa maksudnya?

Kondisi yang Buat Ibu Hamil Tidak Boleh Bercinta

Kondisi yang Buat Ibu Hamil Tidak Boleh Bercinta Foto: Shutterstock
  1. Kehamilan yang berisiko mengalami keguguran atau pernah mengalami keguguran sebelumnya.

  2. Kehamilan yang berisiko mengalami persalinan prematur yang ditandai dengan terjadi kontraksi hebat sebelum 37 minggu kehamilan.

  3. Mengalami perdarahan vagina, keputihan yang ekstrem, atau kram tanpa diketahui penyebabnya.

  4. Kantung ketuban mengalami kebocoran cairan atau selaput ketuban pecah.

  5. Leher rahim terbuka terlalu dini.

  6. Plasenta terlalu rendah di rahim atau plasenta previa.

  7. Hamil anak kembar, kembar tiga atau kelipatan lainnya.

Jadi bila hendak berhubungan intim saat hamil, pastikan Anda tidak mengalami salah satu kondisi medis di atas ya, Moms. Dan bila ada keraguan, coba lah berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan.

kumparan post embed