7 Sumber Lemak Tambahan untuk MPASI

9 Desember 2020 17:44
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
makanan bayi / MPASI Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
makanan bayi / MPASI Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Lemak menjadi salah satu kandungan penting yang perlu diberikan pada makanan bayi atau MPASI. Ya Moms, lemak bisa membantu tumbuh kembang bayi lebih optimal.
ADVERTISEMENT
Menurut Dokter Anak dan Konsultan Laktasi, dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, lemak menjadi sumber asupan penting untuk tumbuh kembang bayi. Apalagi lemak bisa membantu pembentukan otak bayi yang tersusun dari 86 persen lemak.
“Sekitar 50 persen kalori ASI berasal dari kandungan lemak di dalamnya, dan untuk kalori MPASI diusahakan 30-45 persen komposisinya diisi oleh lemak, umumnya didapat bersama dalam sumber protein seperti daging, ikan, telur, produk susu, dan lainnya,” ujar dokter yang praktik di BJ Medical Center itu.

Lemak Tambahan yang Bagus untuk MPASI

bayi makan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
bayi makan Foto: Shutterstock
Selain berasal dari sumber protein, lemak juga bisa didapat dari minyak yang merupakan lemak tambahan. Menurut dr. Wiyarni bisa dari minyak nabati seperti kanola, zaitun, kelapa murni, bunga matahari, atau juga dari hewani seperti unsalted butter dan margarin. Santan juga bisa menjadi salah satu variasi sumber lemak MPASI.
ADVERTISEMENT
Yuk, kita bahas manfaat lemak tambahan tersebut satu persatu:
  1. Minyak Kanola
Minyak kanola dianggap minyak yang sangat sehat karena komposisi asam lemaknya. Hal ini membuat minyak kanola menjadi sumber alpha-linolenic acid (ALA) yang baik dengan rasio ideal omega-6 dengan omega-3.
Dilansir Science Direct, jika dibandingkan dengan minyak nabati lainnya, minyak kanola memiliki jumlah asam lemak jenuhnya paling rendah dibandingkan dengan bunga matahari.
Minyak zaitun Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Minyak zaitun Foto: pixabay
  1. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung unsur kaya dan bergizi seperti lemak tak jenuh tunggal, antioksidan, dan vitamin. Mengutip Baby Destination, minyak zaitun ini dapat membantu meningkatkan berat badan bayi jika dikonsumsi untuk MPASI. Namun jangan terlalu diberi secara berlebihan ya Moms, karena akan menyebabkan sakit perut dan diare.
ADVERTISEMENT
  1. Minyak Bunga Matahari
Minyak bunga matahari adalah minyak stabil yang diekstraksi dari bunga. Minyak ini memiliki kandungan asam lemak yang tinggi, termasuk asam stearat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam oleat. Dilansir Parenting Healthy Babies, asam lemak yang terkandung dalam minyak bunga matahari bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi dari berbagai penyakit.
Ilustrasi Minyak Kelapa Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Minyak Kelapa Foto: Shutterstock
  1. Minyak Kelapa Murni
Minyak kelapa murni yang digunakan untuk memasak sehari-hari aman dikonsumsi oleh bayi saat MPASI ya Moms. Minyak ini juga merupakan sumber lemak dan kalori yang baik untuk bayi.
  1. Santan
Santan kaya akan nutrisi. Sebagian besar mengandung lemak yang baik untuk tubuh. Dilansir FirstCry Parenting, santan juga mengandung beberapa vitamin dan mineral seperti zat besi, magnesium, seng, vitamin C dan E. Semua nutrisi ini dapat membantu menjaga kesehatan bayi Anda, perkembangan, dan meningkatkan kekebalan tubuh.
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Unsalted Butter Foto: Anna Hoychukr/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Unsalted Butter Foto: Anna Hoychukr/Shutterstock
  1. Unsalted Butter
Butter sumber lemak yang sangat bergizi dan mengandung kolesterol yang diperlukan bayi. Selain itu juga mengandung Vitamin A, conjugated linoleic acids (CLA), dan asam lemak esensial. Tetapi, lebih baik gunakan yang unsalted butter ya Moms, karena dilansir Easy Baby Life, terlalu banyak garam akan membebani kerja ginjal bayi.
  1. Margarin
Margarin merupakan makanan olahan yang didesain dengan rasa dan tampilan yang mirip dengan mentega. Ini sering direkomendasikan sebagai lemak pengganti yang sehat untuk jantung. Margarin yang dibuat lebih modern terbuat dari minyak nabati yang mengandung lemak tak jenuh ganda yang dapat menurunkan kolesterol jahat.
Ilustrasi bayi makan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi makan. Foto: Shutterstock

Apakah Lemak Tambahan Lebih Baik?

Meski lemak tambahan baik untuk bayi, namun dr. Wiryani menyarankan untuk mencari sumber lemak dari bahan makanan seperti ikan, telur, alpukat, dan sumber lemak lain. Hal ini karena dapat meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh bayi lebih baik.
ADVERTISEMENT
“Kelompok makanan berlemak lebih baik dari sumber lemak seperti minyak atau butter,” ungkapnya.
Jadi catat ya Moms, lemak tambahan jangan dipakai berlebihan. Ibu jangan menggunakan lemak tambahan sebagai komponen lemak utama.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020