Kumparan Logo

7 Superfood untuk Ibu Menyusui

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutterstock

Para ibu menyusui tentu ingin bisa memberi nutrisi terbaik untuk bayinya agar bisa tumbuh dengan sehat. Meski begitu, sudahkah mereka memasukan aneka sumber gizi ke dalam tubuhnya?

Dr. Badriul Hegar Syarif, Sp.A(K), Ph.D mengatakan, secara teori ibu yang menyusui makan sembarangan itu salah, Moms. Karena apapun yang dimakan oleh sang ibu pasti akan berpengaruh pada bayinya pula. Oleh sebab itu, kualitas ASI sangatlah penting untuk perkembangan bayi.

"Kualitas itu akan terpenuhi bila ada yang mendukung. Yang mendukung adalah makanan yang bergizi. Sumber karbohidrat, protein, dan lemak harus cukup. Ibu cukup makan 3 kali sehari yakni pagi, siang, dan malam. Tapi yang terpenting ada nasi, sayur, dan lauknya. Lalu buah sehari sekali cukup," kata Hegar kepada kumparanMOM, saat ditemui dalam acara seminar media "Empower Parents, Enable Breastfeeding" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lalu apa saja sih makanan-makanan sehat dan bergizi untuk para ibu menyusui? Berikut adalah 7 makanan 'super' bagi ibu menyusui, dikutip dari Parents.

1. Alpukat

Ilustrasi Alpukat Foto: Shutterstock/J.chizhe

Alpukat adalah buah yang dipercaya bisa meningkatkan gizi ibu menyusui. Buah ini memiliki hampir 80 persen lemak yang bisa mempertahankan rasa kenyang lho, Mom. Selain lemaknya sehat untuk jantung, alpukat juga memiliki sumber vitamin B, vitamin K, folat, kalium, vitamin C, dan vitamin E.

2. Sayur berdaun hijau

Ilustrasi sayuran hijau. Foto: Shutter Stock

Walaupun belum ada penelitian yang mengatakan sayuran berdaun hijau itu bersifat laktogenik, namun memakan sayuran akan bermanfaat bagi kesehatan Anda. Sayuran berdaun hijau mengandung fitoestrogen yang telah terbukti memiliki efek positif pada produksi susu.

3. Biji-bijian

Biji chia. Foto: Thinkstockphotos

Biji-bijian mengandung protein dan mineral penting seperti zat besi, seng, dan kalsium, serta lemak sehat. Walau belum ada penelitian yang menyatakan bahwa biji-bijian seperti biji bunga matahari, biji labu, atau biji wijen bersifat laktogenik, tapi mereka sudah digunakan selama berabad-abad untuk meningkatkan produksi susu.

4. Kunyit

Ilustrasi Kunyit. Foto: Shutter Stock

Meskipun kunyit digunakan di seluruh dunia oleh ibu menyusui sebagai galactogogue, tapi tak ada bukti klinis yang mendukung bahwa ramuan ini punya efek pada produksi ASI. Namun, sifat anti-inflamasi dari kunyit sudah terbukti secara klinis penting bagi kesehatan dan kesejahteraan ibu menyusui untuk pencegahan dan pengobatan mastitis. Kunyit juga digunakan untuk meringankan gejala yang terkait dengan pembengkakan payudara lho, Moms. Wow!

5. Ikan Salmon

Ilustrasi ikan salmon Foto: Pixabay

Sebagai sumber protein yang baik, ikan salmon kaya akan vitamin B12 dan asam lemak omega-3, seperti dikutip dari Sandford Health. B12 dan omega-3 dianggap bisa membantu menangkal depresi pascapersalinan. Selain itu, ikan ini juga mengandung DHA, yakni sejenis lemak yang penting untuk perkembangan sistem saraf bayi.

6. Daging Sapi

Ilustrasi daging sapi. Foto: Pixabay

Ibu menyusui itu membutuhkan banyak mineral seng. Daging sapi adalah protein berkualitas tinggi yang kaya akan seng, zat besi, dan vitamin B. Pilihlah daging sapi yang diberi makan rumput jika memungkinkan. Karena dagingnya lebih banyak mengandung asam lemak omega-3.

7. Aprikot

Ilustrasi Buah Aprikot Foto: Shutterstock/AS Food studio

Memakan aprikot bisa menikatkan prolaktin yang merupakan hormon untuk memberi tahu tubuh Anda untuk memproduksi susu. Aprikot ini mengandung nutrisi penting seperti serat, vitamin A, vitamin C, dan kalium. Tapi kalau bisa makan aprikot yang segar, bukan dari kalengan ya, Moms. Karena aprikot kalengan itu mengandung banyak pemanis buatan dari sirupnya.