8 Cara Bantu Kurangi Nyeri pada Bayi Usai Imunisasi
ยทwaktu baca 3 menit

Pemberian imunisasi sejak bayi lahir sangat penting untuk melindungi mereka dari risiko penyakit serius. Namun, pemberian vaksin pada bayi seringkali diiringi rasa sakit atau nyeri. Ini masih terbilang wajar ya, Moms.
Nah, memahami rasa sakit pada bayi sangat penting, khususnya bagi orang tua baru. Karena mungkin Anda masih bingung harus melakukan apa untuk membantu si kecil agar lebih tenang.
Namun ingatlah prinsip bahwa manfaat pemberian vaksin lebih besar ketimbang ketidaknyamanan ringan yang disebabkan oleh rasa sakit setelah vaksinasi. Selain itu, demam dan berbagai ketidaknyamanan lain usai vaksinasi merupakan respons tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan untuk membentuk kekebalan baru, Moms. Sehingga Anda tak perlu khawatir.
Tips Membantu Mengatasi Sakit pada Bayi Setelah Vaksinasi
Perlu dipahami, nyeri adalah efek yang umum terjadi setelah vaksinasi. Dan ketika berusaha meminimalkan rasa sakit sebenarnya Anda membantu si kecil tidak stres dan takut saat menghadapi vaksinasi. Ini beberapa tips untuk membantunya, dikutip dari Mom Junction:
1. Beri Waktu
Setelah disuntik vaksin, mungkin bayi akan kelelahan karena menangis. Yang bisa Anda lakukan adalah tempatkan bayi di tempat yang nyaman, suhu ruangan yang tidak terlalu dingin maupun panas, dan situasi tenang. Gantilah pakaiannya yang lebih longgar dan nyaman.
2. Gendong
Tenangkan dengan menggendong bayi selama vaksinasi, untuk mencegahnya menggerakkan anggota tubuh. Namun, hindari menggendong atau mendekapnya terlalu kencang karena bayi jadi tidak nyaman.
3. Skin to skin
Sebuah studi mengungkapkan adanya kontak fisik dapat efektif mengurangi rasa sakit setelah vaksinasi. Jadi, coba lakukan beberapa gaya seperti membedong, posisi menyamping, diam, hingga mengayun.
4. Alihkan Perhatian
Sebelum berangkat, jangan lupa untuk membawa mainan, buku, atau boneka yang dapat mengalihkan perhatian si kecil saat disuntik.
5. Menyusui
Menyusu diyakini dapat memberikan efek analgesik pada bayi. Karena dia akan merasakan efek menyedot susu yang menenangkan, dipeluk oleh ibu, dan rasa manis dari susunya itu sendiri. Anda dapat menyusui bayi sebelum disuntik, atau beberapa saat setelah vaksinasi. Tanyakan pada petugas kesehatan yang menyuntikkan vaksin, kapan si kecil boleh disusui. Sebab umumnya bayi tidak boleh langsung disusui agar vaksinasinya efektif.
6. Rasa Manis
Memberikan rasa manis dapat membantu mengalihkan perhatian dan menenangkan bayi. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa tetes cairan manis sebelum vaksinasi, maka rasa sakitnya dapat lebih ringan. Namun, yang jadi catatan adalah cara ini hanya disarankan bila bayi tidak dapat disusui atau diberi susu formula karena suatu alasan. Jadi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum pemberiannya.
7. Kompres Dingin
Mengompres dengan waslap atau kain yang direndam air dingin juga bisa mengurangi rasa sakit setelah vaksinasi. Pemberian kompres dingin ini membuat kulit mati rasa, sehingga mengurangi rasa sakit di tempat suntikan. Namun, tidak semua bayi bisa mentolerir dinginnya es, dan mungkin jadi menangis saat diberi kompres es.
8. Lebih Banyak Cairan
Jika bayi masih menyusu eksklusif, maka lanjutkan pemberian ASI hingga ia tenang. Namun, jika si kecil sudah diberi MPASI, maka Anda bisa memberikannya air putih. Pertimbangkan juga memberikan makanan cair seperti bubur atau sup untuk membuatnya lebih nyaman.
