Kumparan Logo

Agar Bayi Tetap Aman, Perhatikan 3 Hal Ini saat Menyusui dengan Posisi Berbaring

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi menyusui bayi Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi menyusui bayi Foto: Thinkstock

Posisi menyusui yang baik dan benar pada umumnya akan membuat ibu maupun bayi merasa nyaman. Alhasil, bayi kenyang dan Anda pun tak mengalami permasalahan seperti nyeri atau puting lecet.

Namun setiap ibu maupun bayi, bisa saja memiliki posisi menyusui favoritnya masing-masing. Maklum, posisi menyusui cukup beragam. Mulai dari posisi menggendong (cradle hold), posisi menggendong silang (cross-cradle hold), posisi menyangga kepala (football hold), posisi bersandar (laid back positions), hingga posisi berbaring miring (side lying).

Namun bila Anda suka atau ingin menyusui dengan posisi berbaring miring atau menyamping, cobalah untuk melakukannya dengan cermat dan tetap waspada ya, Moms. Mengutip Parenting Firstcry, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyusui bayi dengan posisi berbaring miring. Apa saja?

llustrasi ibu menyusui Foto: Shutterstock

3 Hal yang Harus Diperhatikan saat Menyusui dengan Posisi Berbaring Miring

1. Tidur bersama bayi

Ada beberapa ibu yang lebih memilih tidur bersama bayi di ranjangnya daripada membeli tempat tidur bayi atau boks bayi. Hal ini pun dianggap lebih memudahkan ibu ketika si kecil terbangun di malam hari. Sehingga, ibu tak perlu repot-repot mengangkat bayi dari boks untuk disusui.

Namun, tidur bersama bayi dalam satu ranjang yang sama menjadi salah satu faktor utama kematian mendadak pada bayi. Kejadian ini dikenal dengan nama Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Itulah kenapa, sebaiknya ibu tidak betul-betul tidur bersama bayi dan segera mengembalikan bayi ke tempat tidurnya sendiri usai disusui.

Atau bila tetap ingin atau terpaksa tidur seranjang dengan bayi, usahakanlah untuk tidak tertidur selama bayi masih menyusu atau masih menempel mulutnya di payudara Anda, Moms. Bila bayi sudah melepaskan isapan atau puas menyusu, segera posisikan ia ke posisi telentang. Sebab, hal ini dapat menurunkan risiko tersebut.

Agar Bayi Tetap Aman, Perhatikan 3 Hal Ini saat Menyusui dengan Posisi Berbaring. Foto: Shutter Stock

2. Infeksi telinga

Saat menyusui sang buah hati dengan posisi berbaring miring, ada kemungkinan ASI menetes ke area wajah bayi atau bahkan sampai masuk ke telinganya. Sehingga hal ini berisiko bayi mengalami infeksi telinga atau biasa dikenal dengan istilah otitis media. Untuk mencegahnya, Anda pun dianjurkan dapat segera mengelapnya dengan tisu atau kain lembut saat melihat ada aliran ASI yang menetes ke wajah bayi atau telinganya.

3. Bersendawa

Bayi perlu bersendawa setelah menyusu, baik minum ASI dan susu formula. Hal ini agar gelembung udara yang ikut masuk ke lambungnya ketika menyusu bisa langsung keluar saat dibantu bersendawa. Jadi setelah menyusui dengan posisi berbaring miring, jangan lupa untuk bangkit dan gendong bayi beberapa saat sampai ia bersendawa, ya.