Akupunktur untuk Anak-anak, Boleh Enggak Sih?

1 November 2023 11:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Akupunktur untuk Anak-anak, Boleh Enggak Sih? Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Akupunktur untuk Anak-anak, Boleh Enggak Sih? Foto: Thinkstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Akupunktur merupakan salah satu pengobatan yang bisa dijadikan pilihan saat seseorang merasa sakit. Praktik pengobatan yang sudah ada sejak zaman China kuno ini masih dipercaya oleh sebagian orang untuk mengatasi beberapa penyakit, seperti sakit kepala, migrain, sakit punggung, dan bahkan sakit perut.
ADVERTISEMENT
Beberapa bukti ilmiah juga telah menunjukkan bahwa akupunktur bisa bekerja pada sejumlah kondisi medis. Ini dilakukan dengan cara merangsang tubuh untuk melepaskan obat penghilang rasa sakit, baik obat alami maupun berbahan kimia.
Akupunktur dilakukan dengan menusukkan jarum ke kulit pada titik-titik tertentu. Sebelum melakukannya, praktisi biasanya akan menanyakan beberapa detail pertanyaan seputar gejala sakit yang dialami. Mereka juga mungkin akan memeriksa denyut nadi, lidah, atau bagian tubuh lainnya sebelum menentukan rencana pengobatan yang dilakukan.
Saat akupunktur dilakukan, ahli akupunktur akan memutar-mutar jarum kemudian menusukkannya pada bagian tubuh. Umumnya, satu orang bisa mendapat 5-20 jarum untuk ditusukkan yang didiamkan selama kurang lebih 15 menit.
Tetapi, boleh enggak sih anak-anak mendapatkan akupunktur saat ia sedang sakit?
ADVERTISEMENT

Boleh atau Tidak Anak Mendapat Akupunktur?

Ilustrasi akupunktur. Foto: Shutterstock
Menurut American Academy of Pediatrics, sebenarnya tidak ada patokan khusus mengenai akupunktur untuk anak-anak. Dikutip dari What to Expect, bila ingin mencobanya untuk si kecil, maka Anda disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.
Begitu pula tidak ada usia minimum untuk mencoba akupunktur, selama ahli akupunktur melakukannya dengan cara yang tepat dan alat-alat steril. Jangan sampai si kecil terinfeksi kuman dan bakteri akibat jarum suntik yang tidak steril, Moms.
Akupunktur untuk anak-anak juga mungkin terdengar menakutkan, karena ahli harus menusukkan jarum ke tubuh si kecil. Namun, perlu dipahami bahwa jarum yang digunakan umumnya sangat tipis dan lebih halus, dibandingkan jarum berlubang yang biasa digunakan untuk vaksinasi atau pengambilan darah.
ADVERTISEMENT
Namun, bisa jadi pada sebagian anak ia akan merasa kurang nyaman saat ditusukkan jarum pada tubuhnya. Ada juga risiko pendarahan dan infeksi dari praktik akupunktur, tetapi umumnya efek buruk tersebut jarang terjadi.
Jadi, bila Anda ingin mencoba akupunktur untuk anak Anda, maka carilah ahli akupunktur yang sudah berlisensi dan telah memiliki izin praktik resmi. Dan akan lebih baik bila ahli tersebut juga pernah menangani akupunktur pada anak-anak sebelumnya.