Alami Gangguan Makan saat Hamil, Bagaimana Mengatasinya?
ยทwaktu baca 4 menit

Perubahan fisik maupun mental yang dialami wanita saat hamil tak bisa dihindari. Bagi sebagian wanita, perubahan ini tidak banyak berpengaruh pada aktivitas sehari-hari. Namun, hal berbeda bisa terjadi pada wanita yang memiliki gangguan makan saat hamil.
Gangguan makan adalah gangguan mental yang ditandai dengan tidak normalnya perilaku makan yang disertai perubahan emosi. Untuk beberapa ibu hamil, gangguan makan sudah terjadi sejak sebelum kehamilan dan masih terus berlanjut. Bagi wanita lainnya yang baru mengalami gangguan, kehamilan bisa memperburuk pola makan.
Ada beberapa jenis gangguan makan yang perlu kita ketahui. Pertama, anoreksia atau kondisi seseorang yang makan lebih sedikit karena penderitanya terobsesi untuk kurus, meskipun berat badan penderita sudah di bawah rata-rata. Kemudian bulimia, yakni kecenderungan orang untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering, lalu makanan dimuntahkan secara paksa. Dan terakhir binge eating disorder atau ketidakmampuan kontrol diri untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering, namun tidak disertai memuntahkan makanan.
Ternyata, gangguan makan saat hamil bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya berkaitan dengan berat badan. Ya Moms, kenaikan berat badan selama hamil menjadi hal yang ditakutkan oleh ibu hamil yang memiliki gangguan makan. Padahal, berat badan naik saat hamil adalah sesuatu yang normal dan seharusnya terjadi.
"Justru perlu diwaspadai jika berat badan Anda tidak bertambah saat hamil. Karena berisiko mengalami komplikasi pada saat melahirkan atau bisa mempengaruhi perkembangan bayi," ucap Asisten Profesor Ilmu Saraf di Mount Sinai School of Medicine, Nicole Avena, dikutip dari Parents.
Gangguan makan bisa terjadi berbeda-beda pada ibu hamil yang mengalaminya. Ini tanda-tanda gangguan makan yang patut dicurigai dialami oleh ibu hamil:
1. Ketakutan berlebihan untuk menambah berat badan
2. Cemas dan menghindari makanan
3. Merasa diri selalu gemuk
4. Olahraga berlebihan
5. Porsi makan yang sangat banyak
6. Kadar elektrolit yang tidak normal
Bagaimana Mengatasi Gangguan Makan Saat Hamil?
Dilansir dari Very Well Mind, sebenarnya sampai saat ini belum ada pengobatan khusus untuk gangguan makan pada ibu hamil. Perawatan gangguan makan bisa dibantu oleh ahli gizi dan dokter kandungan, sekaligus diinformasikan tentang kebutuhan nutrisi yang diperlukan dan berapa banyak kenaikan berat badan ideal.
Ini beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengatasi gangguan makan selama masa kehamilan:
1. Jangan Pendam Pikiran
Dokter Naturopati yang berbasis di Toronto, Alexandra Sisam, meminta ibu hamil jangan menyembunyikan pikiran dan perasaannya terkait gangguan makan yang dialaminya. Ia menyarankan ibu hamil terus berjuang melawan pikiran-pikiran negatif dan mengelola emosinya.
"Jangan menyimpannya di dalam hati karena malu atau takut dengan apa yang dipikirkan orang lain. Karena hal itu dapat menciptakan situasi mengisolasi diri dan sentimen yang salah denganmu. Padahal tidak ada," kata Sisam.
2. Ubah Perspektif
Sisam meminta ibu yang mengalami gangguan makan untuk merangkai ulang pikiran untuk meringankan stres. Anda dapat mengingatkan diri sendiri bahwa perubahan selama kehamilan adalah sesuatu yang luar biasa. Anda juga bisa meyakinkan diri sendiri bahwa makanan yang dikonsumsi akan memberikan nutrisi untuk bayi.
"Ingatkan diri Anda bahwa perubahan ini tidak akan selalu terasa dan/atau seperti ini," ucap dia.
3. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli
Jika ingin meminimalisir risiko gangguan dengan tidak perlu mengetahui kenaikan berat badan, mintalah dokter untuk tidak memberitahukannya kepada Anda. Ya moms, cara ini ternyata bisa membuat diri lebih nyaman tanpa terbebani dengan berapa kenaikan berat badan yang dialami.
4. Kegiatan-kegiatan Menyehatkan
Tak ada salahnya untuk mengalihkan pikiran dengan berolahraga ringan, yoga, maupun meditasi. Pertimbangkan juga untuk membatasi waktu bermain gadget dan pilihlah untuk berjalan-jalan ke luar rumah.
5. Cari Terapi
Jangan takut untuk menghubungi tenaga ahli profesional yang bisa membantu Anda mengatasi persoalan gangguan makan. "Jika ibu hamil memiliki riwayat gangguan makan atau sentimen negatif pada makanan, yang terbaik adalah mencari terapi. Dan jika mungkin, lakukan terapi sebelum hamil," kata terapis Nurture Therapy Chicago, Dani Mendelson.
Jadi terbukalah kepada dokter jika mengalami gangguan makan ya, Moms. Sehingga mereka bisa lebih optimal memantau perkembangan kehamilan Anda.
