Kumparan Logo

Alasan untuk Tidak Mengompres dengan Air Dingin Saat Anak Demam

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak demam. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam. (Foto: Thinkstock)

Ketika anak demam, Anda tentu panik dan cemas dengan keadaannya, dan segera mengompres dahinya menggunakan air dingin, berharap panasnya segera turun.

Tapi yang terjadi adalah sebaliknya. Mengompres anak dengan air dingin justru tidak dianjurkan para ahli. Alasannya karena es justru dapat meningkatkan suhu tubuh anak.

Demam itu sendiri merupakan kondisi tubuh sedang melawan penyakit atau benda asing di dalam tubuh, dan ternyata hal ini merupakan tanda bahwa tubuh berjalan normal, Moms.

Misal, saat tubuh sedang drop akibat peralihan cuaca dari panas ke musim hujan, maupun anak sehabis imunisasi.

Meski begitu, saat anak demam juga perlu segera diatasi. Begini caranya:

1. Kompres Menggunakan Air Hangat

Bukannya dikompres di dahi, melainkan pada daerah lipatan seperti ketiak dan paha. Alasannya kompres pada kepala kurang efektif akibat terhalang tulang tengkorak, dan agar panas dapat keluar melalui pori-pori tubuh.

Ilustrasi kompres anak. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kompres anak. (Foto: Thinkstock)

2. Pastikan Anak Tetap Terhidrasi

Saat anak Anda terkena demam, pastikan mereka tetap minum air putih maupun ASI yang cukup. Gunanya untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi serta meningkatkan sistem imun tubuh anak.

3. Jangan Selimuti Anak

ilustrasi anak terkena demam (Foto:  thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi anak terkena demam (Foto: thinkstock)

Ini juga bisa membuat suhu tubuhnya semakin naik, Moms. Menggigil saat demam berbeda dengan menggigil saat kedinginan. Lebih baik pakaikan anak baju tipis dan menyerap keringat saja.

4. Berikan Obat Pereda Demam

Anda juga bisa memberikan obat pereda demam khusus anak yang dijual di pasaran. Namun jika tidak kunjung turun, segera bawa ke dokter.