Kumparan Logo

Alasan Kenapa Pemilihan Popok Bisa Pengaruhi Proses Eksplorasi Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sesi Q&A media bersama Sweety, Senin (31/8/2026). Foto: Dok. Sweety
zoom-in-whitePerbesar
Sesi Q&A media bersama Sweety, Senin (31/8/2026). Foto: Dok. Sweety

Usia 0–3 tahun merupakan masa penting bagi anak untuk bergerak, bermain, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Agar proses tersebut berjalan optimal, orang tua perlu memastikan anak merasa aman dan nyaman, termasuk saat menggunakan popok.

Menjawab kebutuhan tersebut, Sweety menghadirkan Sweety Max Protection dengan inovasi daya serap maksimal. Produk ini dapat menyerap 6 kali lebih cepat dan mempunyai zona serap hijau yang diklaim mampu menjaga kulit bayi tetap kering meski pipis berkali-kali.

Inovasi tersebut dihadirkan sebagai bagian dari upaya mendukung kenyamanan anak yang semakin aktif bergerak dan bereksplorasi.

Kenyamanan Anak Dukung Proses Eksplorasi

Ilustrasi popok bayi. Foto: Shutter Stock

Montessori & Parent Educator, Rosa Akhirunnisa, menjelaskan bahwa aktivitas bergerak dan bereksplorasi merupakan bentuk stimulasi alami yang penting bagi perkembangan anak.

“Di usia 0–3 tahun, bergerak aktif dan bereksplorasi merupakan salah satu bentuk stimulasi alami yang penting bagi perkembangan motorik dan kecerdasan anak,” ujar Rosa saat media visit xxx (tambahin ya sar), Senin (31/8).

Menurutnya, orang tua juga perlu memperhatikan kenyamanan fisik anak agar mereka dapat bergerak tanpa hambatan. Salah satunya dengan memastikan anak tetap kering dan nyaman selama beraktivitas.

Selain kenyamanan fisik, lingkungan bermain anak juga perlu dipersiapkan dengan aman. Dalam konsep Montessori, hal ini dikenal sebagai prepared environment.

Rosa menyarankan orang tua memilih furnitur yang sesuai dengan tinggi badan anak dan mudah dijangkau.

“Benda-benda seperti buku dan mainan juga sebaiknya memiliki tempat khusus agar anak dapat belajar mengambil dan mengembalikannya secara mandiri,” jelasnya.

Keamanan furnitur turut menjadi perhatian, terutama bagian yang memiliki sudut tajam. Perlindungan tambahan pada sudut meja atau lemari dapat membantu mengurangi risiko anak terbentur saat aktif berjalan atau berlari.

Dengan lingkungan yang aman dan tubuh yang nyaman, anak pun memiliki lebih banyak kesempatan untuk bergerak, bermain, dan belajar melalui eksplorasi sehari-hari.