Kumparan Logo

Anak 7 Tahun Meninggal Tersedak Bakso, Pahami Hal Ini, Moms

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak tersedak. Foto: narikan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak tersedak. Foto: narikan/Shutterstock

Seorang anak berinisial GC (7) di Batang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersedak bakso. Menurut keterangan Kapolres Batang Kombes Pol Warsono, saat kejadian GC sedang makan bakso di plastik sambil bermain bersama temannya. Temannya sempat mencoba memberikan pertolongan dengan menepuk bagian punggung, tetapi upaya tersebut tidak berhasil.

GC kemudian dibawa ke bidan dan dirujuk ke puskesmas. Namun, nyawanya tidak tertolong.

“Kondisi keluar darah dari hidung dan mulut dikarenakan adanya kondisi kekurangan oksigen yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah,” kata Warsono dikutip dari kumparan, Senin (21/9).

Dari kejadian itu, kita belajar bahwa tersedak bukan kondisi yang bisa dianggap sepele. Ketika saluran napas anak tersumbat, anak dapat mengalami kekurangan oksigen dalam waktu singkat.

Kenali Tanda Anak Tersedak

Ilustrasi anak tersedak. Foto: kornnphoto/Shutterstock

Saat anak tersedak, sebaiknya jangan langsung panik. Pertama, pastikan kondisi anak masih aman.

“Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah apakah anak masih bisa batuk secara efektif atau tidak,” jelas dr. Reza pada kumparanMOM, Senin (21/9).

Batuk efektif ditandai dengan anak yang masih bisa:

  • Batuk dengan keras

  • Bernapas

  • Merespons dengan menangis atau berbicara

Dalam kondisi ini, anak masih memiliki kemampuan untuk mengeluarkan benda yang menyumbat saluran napas melalui batuk.

Sementara itu, batuk tidak efektif dapat ditandai dengan:

  • Batuk tidak bersuara

  • Anak kesulitan bernapas

  • Wajah atau bibir tampak kebiruan

  • Kesadaran mulai menurun

"Jika anak menunjukkan tanda-tanda tersebut, ia membutuhkan pertolongan segera,” jelas dr. Reza.

Cara Menolong Anak di Atas 1 Tahun yang Tersedak

Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Abdussalam, SpA, juga menjelaskan bahwa pada anak berusia di atas 1 tahun yang tersedak dan sudah tidak bisa batuk secara efektif, dapat dilakukan manuver Heimlich. Yaitu teknik pertolongan pertama bila tersedak.

Berikut langkahnya melakukan manuver heimlich:

  • Berdiri di belakang anak dan lingkarkan tangan di pinggangnya.

  • Kepalkan satu tangan dan letakkan di antara pusar dan tulang dada.

  • Pegang kepalan tersebut dengan tangan lainnya.

  • Hentakkan ke arah atas dan belakang sebanyak lima kali.

  • Jika sumbatan belum keluar, segera cari bantuan medis.

“Selain mengetahui pertolongan pertama, orang tua juga bisa mengurangi risiko anak tersedak dengan membiasakan pola makan yang lebih aman,” pesan dr. Reza.

Saat anak makan, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Potong makanan menjadi bagian yang lebih kecil.

  • Masak makanan yang keras hingga teksturnya lebih lunak.

  • Selalu awasi anak saat makan.

  • Matikan TV, komputer, atau ponsel agar perhatian anak tidak teralihkan saat makan.

Perhatikan juga benda-benda kecil yang ada di sekitar anak. Jauhkan benda kecil dari jangkauannya, buang mainan yang sudah rusak, dan pilih mainan sesuai dengan rekomendasi usia.

“Dan yang paling penting, pelajari pertolongan pertama tadi, sehingga selalu siap pada berbagai keadaan,” ujar dr. Reza.