Anak Bertanya Bayi Datang dari Mana, Orang Tua Harus Jawab Apa?

23 Maret 2023 11:50
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Anak Bertanya Bayi Datang dari Mana, Orang Tua Harus Jawab Apa? Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Anak Bertanya Bayi Datang dari Mana, Orang Tua Harus Jawab Apa? Foto: Shutter Stock
Anak kecil selalu dipenuhi dengan rasa ingin tahu. Terkadang, orang tua pun bisa ikut kewalahan saat mendapat pertanyaan-pertanyaan dari si kecil. Namun, bila suatu saat ia bertanya, "Bu, bayi datangnya dari mana, sih?". Jawaban apa yang akan Anda berikan?
Ya Moms, menjawab pertanyaan yang satu ini bisa cukup menantang. Anda bisa kebingungan, canggung, dan bahkan jadi berusaha mengalihkan pertanyaannya. Tetapi, Anda tidak perlu ragu menjawabnya kok, Moms.
Terlebih, Anda pun bisa mencoba memberikan jawaban dengan bahasa-bahasa sederhana yang akan mudah dimengerti si kecil sesuai dengan usianya. Penasaran? Yuk simak penjelasannya!

Menjawab Pertanyaan Datangnya Bayi dari Anak Kecil

Bila anak masih usia prasekolah, hal pertama yang perlu diingat adalah tetap fokus dengan fakta, namun bahasakan proses biologis 'bayi datang' dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti.
"Misalnya, Anda bisa mengatakan bahwa ketika orang tua sangat mencintai satu sama lain, mereka menciptakan sel khusus yang tumbuh menjadi bayi," ucap Psikolog Anak Amanda Gummer, Ph.D, dikutip dari laman Parents.
com-Ilustrasi ibu dan balita. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi ibu dan balita. Foto: Shutterstock
Penting untuk menggunakan kosa kata yang tepat agar tidak mengubah penjelasan sebenarnya. Jadi, meskipun anak kecil dianggap belum akan paham, Anda bisa memberikan jawaban biologis yang sederhana. Seperti misalnya, mengajari anggota-anggota tubuh yang berkaitan dengan kehamilan, seperti misalnya perut.
"Biasanya anak-anak kecil akan memiliki lebih banyak pertanyaan tentang tubuh mereka, dan bagaimana bayi masuk ke 'perut' seseorang dan lewat mana bayi keluar," jelas pendiri Moms For Mental Health, Jillian Amodio, LCSW.

Menjawab Pertanyaan Datangnya Bayi dari Anak Usia Sekolah

Semakin bertambah usianya, apalagi anak sudah duduk di bangku sekolah dasar, ia seringkali akan meminta jawaban lebih mendalam. Nah Moms, bagi anak usia SD, pendekatannya tidak jauh berbeda dengan kelompok usia sebelumnya, namun Anda bisa memberi jawaban dengan lebih banyak fakta.
Menurut Dr. Gummer, anak-anak SD dapat memahami lebih banyak konsep datangnya bayi dengan lebih abstrak. Namun, kuncinya adalah memasukkan konsep abstrak ini dengan pemahaman biologi.
"Dengan bertambahnya usia anak, mereka mungkin siap untuk mendapat informasi lebih rinci tentang reproduksi manusia. Termasuk peran sperma dan sel telur dalam pembuahan, serta perkembangan janin," tegas Dr. Gummer.
Pada titik ini, penting juga untuk mengomunikasikan ke anak-anak bahwa semua keluarga kondisinya berbeda-beda. Ada yang hanya memiliki satu anak atau tunggal, orang tua temannya tidak satu rumah dan berpisah, dan berbagai kondisi rumah tangga lainnya.

Menjawab Pertanyaan Datangnya Bayi dari Anak Usia Sekolah

Anak belajar bersama Ibu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Anak belajar bersama Ibu. Foto: Shutter Stock
Saat usia anak sudah masuk praremaja dan bahkan remaja, pertanyaan "dari mana bayi datang' sudah mulai bisa lebih spesifik, khususnya dikenalkan dengan edukasi seks.
"Anak yang lebih besar akan mulai bertanya tentang seks, seksualitas, dan perilaku seksual. Seksualitas adalah bagian normal dari perkembangan manusia dan harus dibicarakan secara terbuka dan jujur. Orang tua pun tidak perlu malu membicarakannya," jelas Amodio.
Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa berbicara kepada remaja tentang seks sesuai usianya, metode penyampaian, dan bahasa yang positif membuat anak-anak bisa membuat pilihan atas tindakan yang lebih baik.
"Remaja dapat berpikir lebih abstrak dan dapat memahami proses biologis dengan lebih baik. Oleh karena itu, penting untuk menjawab mereka dengan kata-kata yang tepat dan harus memiliki pemahaman tentang tubuh mereka," ungkap Amodio.

Yang Tidak Boleh Dikatakan saat Anak Bertanya Datangnya Bayi

Penting untuk diperhatikan bahwa orang tua perlu bersikap terbuka dan jujur terhadap anak-anak mereka. Terutama saat usianya semakin besar.
Hindari juga kosa kata yang menyebabkan miskomunikasi atau membuat anak takut.
"Gunakan fakta dan jangan berbohong. Jangan mengatakan sesuatu menjadi berbeda dari fakta sebenarnya. Karena pengetahuan sendiri bisa menghilangkan keraguan dan ketidakpastian. Jawab pertanyaan dengan jujur, terbuka, dan jawaban yang memang diinginkan oleh anak," jelas Amodio.
Jadi, ketika suatu hari anak bertanya pertanyaaan ini, Anda sudah lebih siap menjawabnya ya, Moms!
-----
Dapatkan informasi terupdate seputar dunia parenting dan motherhood setiap hari hanya di Moms Update! Cari tahu informasi lengkapnya di sosial media kumparanMOM! Klik di sini