Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya?

11 Oktober 2021 18:58
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? (161715)
searchPerbesar
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? Foto: Shutter Stock
Tidur yang cukup sangat penting baik untuk orang dewasa maupun anak. Sebab kecukupan waktu tidur erat kaitannya dengan tumbuh kembang anak. Ya Moms, cukup tidur akan berpengaruh pada kesehatan jantung, nafsu makan, kemampuan konsentrasi hingga kemampuan kognitif anak.
ADVERTISEMENT
American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan agar anak usia 3-5 tahun setidaknya harus tidur selama 10 sampai 13 jam dalam sehari dan anak-anak usia 6-12 tahun harus tidur antara 9-12 jam setiap harinya.
Lembaga yang sama juga mengingatkan orang tua bersikap waspada bila anak kurang tidur karena bila dibiarkan terus-menerus kondisi ini dapat berdampak buruk bagi kehidupan anak di kemudian hari.
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? (161716)
searchPerbesar
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? Foto: Shutter Stock
Wendy Hall, perawat dari University of British Columbia, Vancouver, Kanada menjelaskan, anak yang kurang tidur biasanya disebabkan karena anak tidak memiliki jadwal/rutinitas yang teratur tiap harinya. Selain itu, anak yang alami sleep apnea pun umumnya tidak mendapatkan tidur yang cukup.
"Belum lagi, masih ada anak yang menatap layar gadget di siang maupun malam hari, sehingga semuanya memengaruhi pola tidur anak," ujar Hall seperti dikutip dari Todays Parent.
ADVERTISEMENT

Dampak Bila Anak Kurang Tidur

Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? (161717)
searchPerbesar
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? Foto: Shutterstock
1. Sulit Mengatur Emosi
Masih kata Hall, anak yang kurang tidur biasanya mudah tersinggung, pelupa, hingga mengalami kesulitan dalam mengatur emosinya sendiri. Bahkan terkadang, emosi anak ini tidak selalu jelas dan membuat orang tua sulit memprediksi apakah ini karena si kecil kurang tidur atau bukan.
2. Cahaya biru dari Layar Gadget Hambat Pelepasan Melatonin
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Melatonin merupakan hormon yang diproduksi tubuh untuk memberi sinyal waktu untuk tidur. Sementara, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa banyak anak yang masih main gadget di jam tidur siang maupun malam hari.
Jadi, cobalah matikan TV, gadget, maupun laptop beberapa jam --setidaknya 2 jam sebelum waktu tidur tiba.
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? (161718)
searchPerbesar
Anak Kurang Tidur, Apa Dampaknya? Foto: Shutter Stock
3. Tingkatkan Obesitas dan Penyakit Lain
ADVERTISEMENT
Sebuah studi menunjukkan, anak-anak yang kurang tidur memiliki peluang tinggi untuk mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Selain itu, mereka juga berisiko alami tekanan darah tinggi dan rentan alami kecelakaan, sepeda misalnya.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics pada Agustus 2019 yang dilakukan para peneliti di CHEO Research Institute di Ottawa menemukan bahwa anak-anak yang tidak cukup tidur dan menghabiskan terlalu banyak waktunya di depan layar, lebih cenderung bertindak impulsif dan membuat keputusan yang buruk.
"Anak-anak yang tidak cukup istirahat juga lebih pelupa, dan mudah tersinggung. Saat remaja, mereka pun lebih cenderung memiliki pikiran untuk bunuh diri karena PR dari sekolah yang menumpuk," ujar Hall.
Maka dari itu, agar anak bisa tidur nyenyak dan sesuai dengan waktu yang dianjurkan, Anda bisa meredupkan pencahayaan di kamar anak, memijat si kecil selama 15 menit agar ia tertidur dengan nyaman, pakaikan si kecil baju yang menyerap keringat.
ADVERTISEMENT
Selain memastikan anak cukup tidur, orang tua perlu menerapkan kebiasaan lain untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Misalnya saja dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, serta memastikan anak rajin mencuci tangan dan kaki sebelum tidur.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020