Kumparan Logo

Anak Mimisan saat Sedang Pilek, Bagaimana Mengatasinya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak mimisan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak mimisan. Foto: Shutterstock

Moms, apakah anak Anda sedang pilek dan mimisan? Jika ya, jangan langsung panik, ya! Sebab mimisan umumnya bukan merupakan tanda penyakit atau komplikasi serius. Meski demikian, penting untuk mengetahui cara penanganan yang tepat.

Mengutip Medline Plus, mimisan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak. Kebanyakan mimisan terjadi karena iritasi ringan di bagian dalam lubang hidung. Mimisan lebih sering terjadi saat cuaca lebih dingin namun suhu udara di dalam ruangan cenderung lebih kering.

Penyebab Mimisan pada Anak

  • Iritasi akibat alergi, pilek, bersin atau masalah sinus

  • Udara sangat dingin atau kering

  • Meniup hidung dengan sangat keras, atau mengupil

  • Cedera pada hidung, termasuk hidung patah , atau benda yang tersangkut di hidung

  • Operasi sinus atau pituitari (transsphenoidal)

  • Septum menyimpang (jaringan yang membagi hidung menjadi 2 lubang hidung)

  • Iritasi kimia termasuk obat-obatan atau zat yang disemprotkan atau dihirup

  • Penggunaan semprotan hidung dekongestan secara berlebihan.

Mimisan yang berulang mungkin merupakan gejala penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, gangguan pendarahan, tumor pada hidung dan sinus.

Perawatan Rumahan untuk Hentikan Mimisan

Ilustrasi anak mimisan. Foto: Shutterstock

Mintalah anak tetap tenang. Melihat darah memang menakutkan, tetapi ingatlah bahwa mimisan sering kali tidak serius dan tidak perlu dikhawatirkan. Yakinkan anak Anda bahwa ia akan baik-baik saja.

  • Jaga anak dalam posisi tegak dengan kepala sedikit ke depan. Jangan menengadahkan kepala anak ke belakang; hal ini dapat menyebabkannya tersedak darah atau menelan darah yang dapat menyebabkan muntah.

  • Jepit lubang hidung dengan lembut selama 10 menit untuk menghentikan pendarahan, dan minta anak bernapas lewat mulut.

  • Jangan menempelkan es pada hidung atau leher. Hal ini tidak akan menghentikan pendarahan dan justru akan membuat anak tidak nyaman.

  • Cuci wajah dengan lembut setelahnya, tetapi jangan menggosok area hidung.

  • Jaga agar bagian dalam hidung tetap lembap selama beberapa hari ke depan. Gunakan semprotan hidung saline dan pasang pelembap udara atau humidifier di dalam ruangan. Cegah anak mengupil atau meniup hidungnya terlalu keras.

Jika mimisan tidak berhenti selama 20 menit dan sebelumnya anak mengalami cedera di area kepala, sebaiknya segera hubungi dokter ya, Moms.