Anak Mudah Demam di Musim Hujan? Atasi dengan Cara Ini, Moms
·waktu baca 4 menit

Saat musim hujan seperti ini, orang tua perlu memberikan perlindungan ekstra agar anak tidak jatuh sakit. Sebab, banyak virus dan bakteri yang lebih mudah menyerang si kecil di musim hujan.
Salah satu penyakit yang sudah menjadi langganan anak di musim hujan seperti pilek, batuk, dan flu. Ya Moms, demam pun jadi gejala umum yang menyertai.
Demam sendiri sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan mekanisme tubuh terhadap rangsangan dari luar maupun dalam tubuh. Saat anak demam, itu pertanda sistem kekebalan tubuhnya sedang melawan infeksi atau penyakit. Dampaknya, suhu tubuh meninggi berkisar antara 36,5-37,2 derajat celsius.
Anda juga sebenarnya tidak perlu panik, Moms. Sebab, demam merupakan hal umum, karena daya tahan tubuh anak belum sekuat orang dewasa. Sehingga bila ia terpapar oleh bakteri, virus maupun zat yang dianggap asing oleh tubuh, maka akan lebih mungkin membuat anak mengalami demam.
Umumnya demam pada anak akan sembuh sendiri dan bisa diatasi di rumah. Caranya dengan melakukan berbagai tips ini.
Hindari pakaian tebal dan memberikan selimut
Alih-alih membuat anak keringetan agar demamnya hilang, cara ini justru dapat meningkatkan suhu tubuh. Sebaliknya beri pakaian tipis dan ringan, serta menjaga suhu ruangan tetap nyaman buat anak.
Perhatikan asupan makanan dan cairan cukup
Pastikan anak tetap mendapat asupan makan dan cairan cukup. Bila si kecil masih menyusu, tetap beri ASI, sebab ASI mengandung zat anti peradangan yang bisa mengatasi demam.
Lakukan skin to skin contact
Permukaan kulit Anda bisa menyerap suhu panas si kecil. Namun, Anda tidak akan ikut tertular demamnya. Cara ini juga bisa menenangkan balita yang rewel, sebab dapat memberikan efek menenangkan dan nyaman.
Agar ketiga cara di atas bisa jadi maksimal, Anda juga bisa menempelkan plester kompres demam sebagai solusi praktis. Plester kompres demam yang mengandung hydrogel sehingga mampu membantu menurunkan demam si kecil. Pemasangan plester tersebut bisa mulai dilakukan saat tubuh anak mulai terasa lebih hangat dari biasanya.
Berdasarkan penelitian dari International Journal of Current Pharmaceutical Review and Research, cooling pads atau kompres plester dapat membantu menyamankan kondisi demam yang dialami si kecil.
Gel pada kompres plester bisa mendinginkan permukaan panas akibat demam hingga 6-8 jam pemakaian per lembar. Ibu bisa menempelkan kompres ini pada lipatan ketiak dan lipatan paha. Ibu bisa gunakan Termorex Patch, plester kompres demam yang aman dan nyaman untuk si kecil.
Termorex Patch menggunakan hidrogel yang aman digunakan pada kulit anak tanpa membuat iritasi. Hydrogel ini juga bekerja dengan cara membuat sensasi dingin yang nyaman pada permukaan kulit bayi dan anak, sehingga mengurangi rasa tidak enak badan akibat demam pada anak.
Perlu diketahui Moms, demam yang biasa muncul itu sebagian besar tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, Anda dapat membantu menurunkan demam si kecil dengan dengan menyediakan penurun demam di kotak P3K, seperti Termorex, sirup penurun demam untuk bayi dan anak dengan rasa jeruk yang disukai anak dan tanpa alkohol.
Termorex Baby untuk menurunkan demam pada bayi, Termorex Sirup untuk menurunkan demam pada anak, dan jika demam disertai flu dan batuk, berikan Termorex Plus. Selain itu Anda juga bisa berikan juga Termorex Patch, plester kompres yang mengandung hydrogel yang tahan sampai 8 jam untuk membantu meredakan demam.
Hadir untuk mengatasi kecemasan orang tua saat anak demam, Termorex —yang telah dipercaya keluarga Indonesia selama 30 tahun sebagai obat demam terlengkap yang diformulasi tanpa alkohol sehingga aman dan efektif untuk mengatasi demam anak dan bayi— berkolaborasi bersama kumparan, menghadirkan Instagram Live yang akan membahas pentingnya orang tua yang sigap mengatasi demam pada anak ketika menghadapi musim hujan.
Acara yang akan digelar pada Selasa 23 November, pukul 16.00-17.00 WIB di Instagram @kumparancom ini akan menghadirkan dr. Dimple Gobind Nagrani, Sp.A yang akan membahas demam pada anak seperti penyebab demam pada anak, khususnya di musim penghujan, bagaimana menentukan demam pada anak? Apa yang meningkatkan risiko terjadinya demam pada anak? Cara mengatasi demam pada anak dengan efektif dan masih banyak lainnya.
Catat waktunya dan jangan sampai ketinggalan ya, Moms.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Termorex
.
