Anak Muntah Darah Setelah Telan Cincin Mainan, Dokter Minta Orang Tua Waspada
ยทwaktu baca 2 menit

Karena iseng atau rasa ingin tahu yang besar, anak bisa memasukkan apa saja ke dalam mulutnya. Misalnya mainan, alat tulis, hingga benda-benda lain di sekitarnya yang mudah terlepas atau cukup kecil. Ini lah yang perlu diwaspadai betul oleh orang tua.
Beberapa waktu lalu, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrologi-Hepatologi, dr. Ariani Dewi Widodo SpA, membagikan cerita di Instagram pribadinya, soal seorang anak usia 4 tahun yang tiba-tiba muntah darah. Setelah diperiksa, si kecil muntah darah karena telah menelan cincin mainan.
"Si cantik usia 4 tahun ini senang bergaya, dan mengenakan cincin kesayangannya. Saat iseng memasukkan cincin mainan ke mulut, tiba2 ia batuk2 tersedak. Tidak lama, ia muntah darah. Sampai 3-4 kali!," kata dr. Ariani di keterangannya di Instagram.
Seperti yang kita tahu, cincin mainan anak biasanya dilengkapi dengan hiasan-hiasan yang cukup besar. Mulai dari karakter princess, binatang, hingga buah-buahan.
"Mengapa gerangan sebuah cincin mainan membuat luka yang demikian besar? Sekilas pada foto tampak seperti cincin biasa, karena hanya bisa menangkap gambaran besi/metalnya. Ternyata cincin tersebut punya hiasan, yang dengan senyum manisnya cukup bikin huru hara. Proses pengambilan pun lebih rumit karena ukurannya lebih besar dari saluran cernanya," jelas dokter yang aktif membagikan informasi seputar kesehatan anak di akun Instagram pribadinya @dr.ariani.
Kata Dokter: Anak Bisa Menelan Apa Saja, Terutama di Usia Batita
Menurut dokter yang praktik di RSAB Harapan Kita, Jakarta ini, kejadian seperti di atas bukan lah hal yang asing. Sebab ia kerap kali menangani kejadian anak menelan benda-benda kecil. Mulai dari koin, baterai jam, bola magnet, kepala obeng, water beads hingga earphone.
"Beyond imagination! Anak balita khususnya batita, bisa menelan benda-benda yang tidak kita sangka atau bayangkan akan mereka telan," ujar dr.Ariani saat dihubungi kumparanMOM pada Kamis (6/1).
dr.Ariani juga berpesan agar orang tua lebih waspada antara lain dengan melakukan 3 hal berikut ini:
Sediakan anak area bermain yang aman dari benda-benda kecil dan berbahaya.
Anak harus didampingi saat bermain bebas.
Simpan benda-benda berbahaya, seperti baterai, magnet kecil, cairan pembersih, atau benda yang mudah terputus bila digigit. Jauhkan dan simpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak.
