Kumparan Logo

Anak Perempuan Lebih Rentan Kena Infeksi Saluran Kemih, Ini Penjelasannya!

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Infeksi Saluran Kemih (ISK). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Infeksi Saluran Kemih (ISK). Foto: Shutterstock

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup sering terjadi pada anak. Banyak orang tua yang mengira, ISK lebih rentan dialami anak laki-laki, terutama yang belum disunat. Padahal, sebenarnya justru anak perempuan yang lebih rentan terkena ISK, lho!

Ya Moms, mengutip Mayo Clinic, ISK lebih rentan terjadi pada anak perempuan karena masalah anatomi tubuh. Selain itu, kebiasaan sehari-hari juga bisa memicu anak perempuan mengalami penyakit ini.

Penjelasan Kenapa Anak Perempuan Lebih Rentan Kena ISK

Ilustrasi Infeksi Saluran Kemih (ISK). Foto: Shutterstock

Saluran uretra lebih pendek

Secara anatomi, uretra anak perempuan lebih pendek dibandingkan anak laki-laki. Artinya, bakteri dari luar lebih mudah mencapai kandung kemih.

Letak uretra dekat dengan anus

Kedekatan jarak ini membuat bakteri E. coli dari area anus lebih mudah masuk ke saluran kemih ketika kebersihan kurang optimal.

Kebiasaan membersihkan area genital yang kurang tepat

Banyak anak belum terbiasa membersihkan area pribadi dengan benar, misalnya mengelap dari belakang ke depan—yang justru memindahkan bakteri ke uretra.

Toilet training dan menahan pipis

Anak yang sedang belajar toilet training kadang menahan pipis terlalu lama. Kebiasaan ini membuat bakteri berkembang lebih banyak di kandung kemih.

Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan, Moms, antara lain:

  • Demam tanpa gejala flu

  • Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil

  • Pipis lebih sering, tapi sedikit

  • Urine berbau lebih tajam atau keruh

  • Nyeri perut bawah

  • Anak tampak rewel dan tidak nyaman

  • Pada bayi, gejalanya bisa lebih samar—misalnya hanya rewel, menolak minum, atau demam tinggi.

Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Anak Perempuan

  • Ajari cara membersihkan area genital dari depan ke belakang.

  • Biasakan anak untuk tidak menahan pipis.

  • Pastikan anak minum air cukup agar aliran urine lancar.

  • Ganti pakaian dalam jika lembap atau kotor.

  • Pilih pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat.

  • Pastikan anak buang air kecil sebelum dan setelah berenang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak mengalami demam tinggi, menangis saat pipis, atau urine tampak berdarah/keruh, sebaiknya segera periksakan ke dokter. ISK yang tidak diobati dapat meningkat menjadi infeksi ginjal.