Anak Sering Berjalan Jinjit, Perlukah Orang Tua Khawatir?
·waktu baca 2 menit

Moms, kemampuan anak berjalan dan merangkak menjadi salah satu bagian dari tahap pertumbuhan motorik. Ketika anak sudah mulai bisa berjalan, tentu ini memberikan kebahagiaan bagi para orang tua.
Namun, bila saat berjalan anak terlihat jalan jinjit atau menggunakan ujung kaki depannya. Kebiasaan ini, tentu membuat orang tua khawatir.
Lalu, apakah kebiasaan jalan jinjit yang dilakukan oleh anak bisa jadi tanda bahaya?
Seperti kisah yang dibagikan seorang ibu lewat akun TikToknya @momvhie83. Ia menyebut anaknya selalu berjalan jinjit sejak mulai belajar berdiri. Awalnya ia mengira anaknya berjalan jinjit karena jijik. Tapi lama kelamaan ia curiga karena kebiasaan itu berlangsung hingga usia 2 tahun lebih.
Ketika dipaksakan kakinya menapak saat berdiri, anaknya tampak kesakitan.
Lantas, apa yang menyebabkan kaki anak berjalan jinjit?
Dokter Ortopedi Anak, dr. Patar Oppusunggu, Sp.OT, mengatakan, kondisi itu dalam medis disebut Tip Toe Gait. Penyebabnya paling sering karena tendon achilles yang pendek.
Tendon ini menghubungkan otot-otot kaki bagian bawah dan bagian belakang tumit. Jika terlalu pendek, maka tumit akan sulit menyentuh permukaan.
Penyebab tendon pendek bisa beberapa kondisi, misalnya club foot, cerebral palsy, atau murni short achilles tanpa gangguan lainnya.
Moms, kondisi ini bisa disembuhkan tergantung dari umur dan tingkat keparahan. Bila masih ringan bisa dengan fisioterapi dan pemakaian AFO/sepatu khusus. Sementara bila sudah berat, sebaiknya segera dioperasi supaya pola jalannya bisa segera diperbaiki.
Orang tua harus memeriksakan anaknya di usia berapapun bila jalan jinjitnya terjadi terus menerus dan kakinya tidak bisa menapak
‘’Jadi tidak harus menunggu sampai usia 2 tahun baru diperiksakan ke dokter.’’ ujar Dokter Patar kepada kumparanMOM.
Jadi, jangan sepelekan bila si kecil muncul tanda-tanda berjalan jinjit ya, Moms.
