Kumparan Logo

Anak Sering Bertanya Tanda Punya Kemampuan Sosial dan Emosional Kuat, Benarkah?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tanda anak memiliki kemampuan sosial dan emosional kuat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tanda anak memiliki kemampuan sosial dan emosional kuat. Foto: Shutterstock

Menginjak momen ketika anak mulai bisa merangkai kalimat, keingintahuan mereka pun akan semakin besar. Apa saja yang ada di hadapannya, selalu ingin ia tanyakan. Bahkan terkadang muncul pertanyaan-pertanyaan dari si kecil yang sulit dijawab oleh orang tua.

Misalnya saja, “Kenapa burung bisa terbang?”, “Kenapa makanan rasanya bermacam-macam?”, hingga “Kenapa orang tua harus berpuasa hingga petang hari, sedangkan ia tetap boleh makan di siang hari?”. Pernahkah pertanyaan-pertanyaan seperti itu terlontar dari si kecil, Moms?

Orang tua mungkin sering harus memutar otak untuk mencari jawaban yang tepat dan bisa dimengerti. Namun di balik rasa penasaran yang tinggi dan sering menguji kesabaran ini, anak yang sering bertanya merupakan hal wajar dan menjadi tanda-tanda tumbuh kembang yang baik.

Hingga usia 3 tahun, otak anak mengalami perkembangan hingga 90 persen*, atau paling cepat dalam hidupnya. Hal-hal yang dialami anak–positif atau negatif– akan memengaruhi perkembangan otaknya yang dapat berdampak hingga ia dewasa. Simak video di bawah ini.

video youtube embed

Dilansir laman Baby Centre, psikolog anak dari British Psychological Society dan dosen senior Norwich University Medical School, Inggris, Richard Gilham, mengatakan bahwa bertanya merupakan cara anak untuk menunjukkan kemampuannya dalam mengembangkan pikirannya secara mandiri. Biasanya dimulai pada usia 2 tahun, bertanya juga merupakan cara balita untuk memahami konsep sebab dan akibat, sehingga ia mampu mengerti bahwa ada alasan untuk semua hal yang terjadi.

Secara alami, anak juga merasa perlu memahami segala hal yang mereka lihat, dengar, atau lakukan. Psikolog anak dari Children's Obesity Institute, Amerika Serikat, Eleanor Mackey, menyebut, bertanya “kenapa” dan mendapatkan jawaban yang tepat dari orang tua maupun orang-orang di sekitarnya memiliki dampak besar bagi anak-anak. Pemahaman tentang sesuatu akan membantu meningkatkan keamanan dan kepercayaan diri si kecil.

Enfagrow Essential dengan DHA tinggi dan Omega 3 & 6 yang dapat membantu mengoptimalkan otak anak. Foto: Dok. Enfagrow

Penting juga bagi orang tua memberikan stimulasi dan nutrisi. Pastikan anak tercukupi nutrisinya, seperti DHA tinggi dan Omega 3 & 6 yang dapat membantu mengoptimalkan otak anak. Moms, nutrisi tersebut juga terkandung dalam Enfagrow Essential. Anda dapat memberikan Enfagrow Essential tiga kali sehari untuk mencukupi kebutuhan hariannya.

Selain itu, stimulasi dan bonding perlu dibangun antara anak dan orang tua. Salah satu caranya dengan tidak mengabaikan pertanyaan mereka, sesering apa pun melontarkannya. Berikan stimulasi lewat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh anak, karena momen ini tak hanya dapat meningkatkan kemampuan berpikir si kecil, namun juga mempererat bonding dengan orang tua.

Bonding time antara anak dan orang tua akan membuat si kecil merasa dicintai, dihargai, dan diterima apa adanya. Menurut Psikolog Keluarga dan Anak, Irma Gustiana, berdasarkan penelitian dari Akademi Pediatri Amerika (AAP), anak-anak yang memiliki bonding kuat dengan orang tua juga cenderung memiliki kemampuan belajar dan kemampuan sosial emosional yang baik.

Perkembangan sosial dan emosional ini merupakan fondasi dasar yang dibutuhkan anak saat akan tumbuh dewasa untuk mengenali dunia dan isinya. Kedua kemampuan tersebut penting untuk membantu anak mengontrol perasaannya, memahami perasaan orang lain, menghargai pendapat, dan membuat interaksi positif dengan orang lain di sekitarnya.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Enfagrow