Anak Suka Bermain Hujan, Apakah Ada Manfaatnya?
ยทwaktu baca 3 menit

Ketika hujan turun, beberapa anak biasanya akan bersemangat untuk bermain di luar ruangan. Tapi, banyak orang tua yang merasa khawatir apabila si kecil bermain hujan-hujanan. Sebab, orang tua takut, anaknya justru pilek atau demam setelah main hujan.
Padahal sebenarnya, bukan hujan yang membuat anak sakit, melainkan sistem imun yang lemah. Sehingga, bermain hujan sesekali sebenarnya tidak jadi masalah saat kondisi tubuh si kecil fit.
Bahkan, kegiatan yang satu ini bisa bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Menurut Dokter Anak Dr. Daniel S. Ganjian, M.D., seperti dikutip dari Rompers, bermain di tengah hujan bisa membawa kebahagiaan dan mengembangkan berbagai keterampilan anak.
"Biarkan anak mendapatkan pelajaran hidup yang berharga. Ketika turun hujan, dia bisa belajar tetap bahagia dan bersenang-senang. Bermain di lumpur dan tanah bisa menjadi cara stimulasi yang sangat bagus untuk perkembangan mereka," ujar dr. Ganjian.
Selain itu, berikut beberapa manfaat lain bermain hujan untuk anak, tentunya jika dilakukan saat kondisi tubuh anak sehat, ya.
Manfaat Bermain Hujan untuk Anak
1. Mengasah Keterampilan Motorik
Bermain di luar ruangan akan melibatkan penggunaan keterampilan motorik kasar seperti berlari, melompat, dan memanjat. Kegiatan ini bisa melatih kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi anggota tubuh agar lebih baik.
"Anak-anak memiliki lebih banyak kemampuan untuk mengembangkan motorik kasarnya ketika bermain di luar ruangan. Pengalaman ini membantu mereka mengeluarkan energi ekstra," ucap Wakil Presiden Kurikulum dan Pendidikan Big Blue Marble Academy, Donna Whittaker.
2. Mendorong Anak Lebih Aktif Secara Fisik
Dilansir US Nanny Institute, bermain di luar ruangan mendorong anak-anak untuk aktif secara fisik. Cara ini bisa menghindarkan mereka dari berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes dan penyakit jantung.
3. Kembangkan Imajinasi Anak
Anak-anak yang suka bermain hujan-hujanan juga lebih cenderung menggunakan imajinasi mereka dalam bermain atau ketika bermain dengan orang lain. Selain itu, juga dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam berinteraksi dengan anak-anak lain.
"Bermain di luar ruangan juga bisa membiarkan anak-anak berkreasi, berimajinasi, memecahkan masalah, bereksplorasi, dan mengurangi paparan layar gadget," ungkap Whittaker.
4. Lebih Mengenal Alam
Bermain di luar ruangan dan berada di alam terbuka membantu anak-anak lebih sadar dengan lingkungan di sekitarnya. Selain itu, bermain hujan pun dapat meningkatkan keterampilan penalaran dan pengamatan yang dapat membantu anak dalam semua bidang perkembangan lainnya. Misalnya, ia bisa mengamati bagaimana air hujan bisa menyebabkan tanah basah atau lumpur, kenapa air mengalir dari tempat tinggi ke lokasi yang lebih rendah, hingga mencari hewan-hewan seperti kodok.
5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Dokter Anak Gina L Posner, MD, mengungkapkan, dengan membiarkan anak bermain di tengah hujan dan lumpur bisa membantu si kecil membangun sistem kekebalan tubuhnya. Ya Moms, artinya anak-anak bisa cenderung jadi lebih jarang sakit. Beberapa penelitian menunjukkan anak-anak yang terlalu dijaga tidak boleh kotor cenderung lebih tinggi mengalami alergi.
Namun memang ada yang perlu diwaspadai dari air hujan. Misalnya saja, air hujan yang jatuh ke tanah membuat bakteri dan virus naik ke udara. Jadi anak yang bermain hujan berisiko terekspos bakteri dan virus ini jika daya tahan tubuhnya sedang buruk.
Kuman juga bisa datang dari air kotor, bukan air hujan. Jika anak main air hujan yang turun melalui atap rumah dan sudah tercampur dengan berbagai kotoran, bisa saja anak jadi sakit. Sehingga, jika kondisi tubuh anak sedang fit, sesekali biarkan anak mencoba sensasi bermain hujan, Moms
Selain itu, tidak semua kondisi hujan boleh dijadikan waktu bermain bagi si kecil. Apabila terjadi hujan badai disertai kilat dan angin kencang, lebih aman untuk tetap bermain di dalam rumah ya, Moms.
