Anak Suka Menggigit saat Bertengkar, Ini yang Bisa Dilakukan Orang Tua
·waktu baca 3 menit

Anak balita bisa saja punya kebiasaan menggigit. Mulai dari menggigit mainan, baju, hingga orang lain di dekatnya karena gemas. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir berlebihan karena kebiasaan menggigit adalah tahap perkembangan yang wajar dilewatinya.
Tapi jika kebiasaan menggigit justru berlanjut hingga melewati masa balita, maka orang tua perlu waspada. Misalnya ketika anak punya kebiasaan menggigit orang tua, adik, kakak, atau temannya saat bertengkar.
Menurut buku berjudul Responding to Your Child’s Bite, anak-anak sering menggigit orang lain untuk mengomunikasikan perasaan mereka atau menguji sebab dan akibat. Namun, menggigit tidak bisa dianggap sebagai cara berekspresi yang normal pada anak yang telah melewati usia balita.
Ya Moms, bila anak sudah di atas usia 5 tahun dan masih punya kebiasaan menggigit, Anda perlu membantu si kecil menghilangkan kebiasaan itu. Dikutip dari Mom Junction, berikut ini beberapa hal yang harus orang tua lakukan bila anaknya punya kebiasaan menggigit orang lain saat bertengkar.
Yang Harus Dilakukan Orang Tua Bila Anak Suka Menggigit saat Bertengkar
1. Pisahkan anak-anak
Pisahkan antara anak yang menggigit dan digigit adalah hal pertama yang harus orang tua lakukan. Buat jarak antara keduanya meskipun itu adalah pertama kalinya anak menggigit temannya. Ini akan membantu anak tidak mengembangkan kebiasaan menggigit di kemudian hari.
2. Beri tahu anak
Beri tahu anak bahwa ia tidak boleh menggigit orang lain di sekitarnya siapa pun itu. Bicaralah pada anak dengan lembut sambil menatap matanya, katakan bahwa Anda tidak setuju dengan apa yang sudah dilakukannya seperti “Kakak, menggigit itu akan membuat adik merasa kesakitan.” Anda bisa mengucapkan ini sambil memperlihatkan bekas gigitan yang mungkin ada di bagian tubuh si kecil.
Bila anak terlihat sedang emosi, jangan lupa untuk sambil menepuk-nepuk pundak atau pun memegang tangannya agar ia tidak merasa sedang diintimidasi. Ini akan membantunya menyadari kesalahannya dan menyesal telah menggigit orang lain, Moms.
3. Lindungi anak yang digigit
Ini mungkin akan lebih mudah diselesaikan jika konflik terjadi di antara adik dan kakak. Tapi, jika anak menggigit temannya dalam kelompok bermain tentu akan menjadi berbeda. Ibu perlu memisahkan anak-anak dan menenangkannya lebih dulu.
Lindungi anak yang digigit dari si kecil yang mungkin sedang marah padanya untuk mengantisipasi serangan selanjutnya. Setelah itu, ibu juga perlu meminta maaf pada anak dan orang tua atas apa yang telah dilakukan buah hatinya.
4. Tanyakan alasan anak yang menggigit
Alih-alih menyalahkan anak begitu saja, orang tua juga perlu mendengarkan alasan anak meskipun itu tidak bisa dibenarkan sama sekali. Dengan cara ini, orang tua dapat memberikan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah di antara anak-anak yang berkonflik.
Cobalah bertanya dengan kalimat yang tidak menyinggung si kecil seperti “Kenapa kakak menggigit adik?” atau “Apa adik sudah buat kakak marah, jadi kakak menggigitnya?”
Penulis: Hutri Dirga Harmonis
