Kumparan Logo

Anak Tak suka Olahraga? Lakukan Ini Agar Tubuhnya Tetap Bugar, Moms!

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak Tak suka Olahraga? Lakukan Ini Agar Tubuhnya Tetap Bugar, Moms!. Foto: Chayantorn Tongmorn/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak Tak suka Olahraga? Lakukan Ini Agar Tubuhnya Tetap Bugar, Moms!. Foto: Chayantorn Tongmorn/Shutterstock

Bagi orang tua yang suka olahraga, menularkan hobi tersebut pada anak-anaknya menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi olahraga bisa menjadi alternatif kegiatan untuk mengisi waktu luang Anda dengan si kecil.

Masalahnya tak semua orang menyukai olahraga. Begitu pula dengan si kecil. Mengutip Kids Health, kadang anak merasa tidak menyukai olahraga karena mungkin tak mengerti cara memainkan sebuah permainan.

Di sisi lain, olahraga bisa menjadi hal rumit karena berbagai aturan dan peralatan khusus yang dibutuhkan. Ya, Moms, beberapa olahraga membutuhkan tempat atau arena yang luas. Sehingga orang tua perlu menyewa, dan merogoh kocek lebih banyak.

Selain arena, beberapa anak tak menyukai olahraga yang terorganisir karena pengalaman yang buruk. Misalnya mereka pernah menjadi bagian dari sebuah tim, namun tak mendapat waktu bermain yang cukup sehingga mereka tak bisa bersenang-senang.

Ilustrasi Anak Olahraga. Foto: Shutter Stock

Namun tahukah Anda, olahraga juga bisa memberi si kecil pengalaman yang hebat? Tentu saja Anda harus membantu anak-anak untuk menemukan olahraga yang tepat.

Ada banyak olahraga di luar sana yang mungkin belum pernah Anda coba kenalkan ke anak-anak. Sebab, olahraga satu dengan yang lainnya akan terasa berbeda. Ada olahraga yang menuntut para pemainnya memiliki tubuh yang tinggi, tapi ada juga olahraga yang membutuhkan pernapasan yang baik.

Apabila anak Anda tak terlalu suka olahraga dengan tim, coba kenalkan mereka dengan olahraga yang bisa dimainkan secara individu. Anda bisa mengenalkan olahraga tersebut sebagai sesuatu yang harus dijalani secara kompetitif atau hanya untuk bersenang-senang. Olahraga seperti berenang, menyelam, berlari, bersepeda, hingga bowling, dapat menjadi alternatif olahraga yang bisa dilakukan secara individu.

Jika anak tetap tak menyukai olahraga, ada beberapa kegiatan lain yang bisa dikenalkan pada anak-anak. Anda bisa mengajarkan atau mengajak si kecil untuk melakukan aktivitas non-olahraga yang menyenangkan. Seperti bermain di taman, menyapu halaman, main lompat tali, berjalan-jalan dengan hewan peliharaan, mencuci kendaraan hingga merawat tanaman. Apapun pilihannya, membuat tubuh tetap bergerak adalah kegiatan yang baik, Moms.

Terlebih, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak usia 5-17 tahun atau usia sekolah, harus melakukan olahraga fisik 60 menit setiap harinya. Durasi 60 menit ini tak harus dilakukan dalam satu waktu, Moms. Sehingga bisa disesuaikan dengan kegiatan anak setiap harinya.

Manfaat Olahraga untuk Anak

Ada begitu banyak manfaat rutin berolahraga untuk anak. Mengutip laman Kementerian Kesehatan Pemerintah Victoria, Australia, berikut beberapa manfaat olahraga untuk anak:

- Mengurangi risiko obesitas

- Meningkatkan kebugaran tubuh

- Membantu pertumbuhan tulang dan otot yang sehat

- Membantu koordinasi dan keseimbangan tubuh dengan lebih baik

- Mencegah sakit kepala atau sakit punggung

- Meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik

- Baik untuk menjaga kesehatan mental, termasuk meningkatkan kepercayaan diri

- Meningkatkan keterampilan sosial

- Meningkatkan keterampilan pribadi, termasuk kerja sama dan kepemimpinan.