Antisipasi Virus Corona, Ini Daftar Pemprov yang Sudah Tutup Sekolah Sementara

Penyebaran virus corona yang meningkat, membuat pemerintah provinsi (pemprov) cepat ambil tindakan, salah satunya menutup sekolah selama dua pekan. Langkah ini diambil pemerintah provinsi demi mencegah penyebaran virus corona pada anak.
Ya Moms, pasien dengan COVID-19 sejauh ini memang kebanyakan adalah orang dewasa. Namun, kasus pada anak-anak juga telah dilaporkan, termasuk pada balita.
Terkait hal itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memang menyarankan untuk menutup sekolah dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh di rumah.
"Anak Indonesia harus dilindungi. Langkah pertama, semua sekolah harus ditutup dulu. WHO juga merekomendasikan penutupan sekolah. Dua kasus COVID-19 pada balita ini baru awal. Wabah Covid-19 ini belum memasuki masa puncak," kata Ketua IDAI, DR. Dr. Aman B. Pulungan, SpA (K), FAAP, FRCPI (Hon), di akun Instagram resmi @idai_ig.
Berikut adalah 4 pemerintah provinsi yang sudah mengeluarkan keputusan menutup sekolah sementara waktu demi mencegah penyebaran virus corona.
1. DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memutuskan untuk menutup sekolah selama dua pekan mulai Senin (16/3). Penutupan sekolah dilakukan guna mengantisipasi penularan virus corona pada anak-anak. Anies juga menunda pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Ujian Nasional (UN) sendiri rencananya digelar pada Senin (16/3) besok.
"Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan provinsi DKI dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh," kata Anies di Balairung Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).
Selain sekolah, Anies meminta, lembaga pendidikan non-formal juga menunda kegiatan belajar dan mengajar atau melakukan kegiatannya lewat jarak jauh atau secara online.
2. Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memastikan sekolah diliburkan selama 14 hari ke depan, terhitung Senin (16/3). Sebagai gantinya, proses belajar mengajar akan dilakukan secara online.
Ganjar menegaskan, seluruh jenjang pendidikan diliburkan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA sederajat. Namun, pelaksanaan ujian nasional (UN), khususnya untuk tingkat SMA pada akhir Maret ini tetap sesuai jadwal.
"Sekolah yang tidak ujian semua libur, dua minggu ya, KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) libur 2 minggu, diganti secara online, yang ujian di luar Solo masih berjalan," kata Ganjar usai rapat di kantornya, Semarang, Sabtu (14/3).
3. Banten
Pemerintah Provinsi Banten juga menutup sekolah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Terkait hal itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim, memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten agar meliburkan seluruh siswa di sekolah selama 2 pekan, terhitung sejak Senin (16/3).
Meski sekolah ditutup, Pemprov Banten memastikan Ujian Nasional masih akan berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.
"Memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten agar meliburkan sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten yaitu SMA/SMK/SKH Negeri dan Swasta untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah selama dua (2) pekan sejak 16 sd 30 Maret 2020," kata Wahidin dalam keterangannya, Minggu (15/3).
4. Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah selama 2 pekan untuk seluruh sekolah di Jawa Barat, terhitung hari ini, Minggu (15/3).
Nantinya, anak-anak akan belajar via online dengan para guru mereka. Pemprov Jabar pun sudah menyiapkan kurikulum khusus yang akan digunakan selama para siswa belajar di rumah. Ridwan Kamil menyebut salah satu materi yang akan diberikan selama dua pekan belajar di rumah adalah pengetahuan seputar virus corona.
5. Aceh
Proses belajar mengajar di seluruh sekolah di Aceh juga ditutup selama dua pekan ke depan guna mengantisipasi penyebaran virus corona.
Sekolah yang diliburkan termasuk dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Namun, untuk Ujian Nasional tingkat SMK dan SMA yang akan berlangsung mulai besok Senin (16/3) hingga pekan depan tetap berjalan sesuai rencana.
"Yang UN kita masih jalankan, karena itu kan jumlah anak-anak yang dalam lokal itu kan sedikit ya," kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri, kepada jurnalis, Minggu (15/3).
Selain kelima provinsi di atas, pemerintah kota Manado, Sulawesi Utara juga turut menghentikan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah. Akan tetapi, untuk pelaksanaan UNBK, pemda setempat memastikan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan kesehatan seluruh peserta dan pendidik yang terlibat.
