Kumparan Logo

Apa yang Terjadi pada Janin saat Ibu Hamil Batuk?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apa yang Terjadi pada Janin saat Ibu Hamil Batuk? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Apa yang Terjadi pada Janin saat Ibu Hamil Batuk? Foto: Shutterstock

Ibu hamil juga manusia. Seperti juga orang lain, ibu bisa saja terinfeksi bakteri, kuman atau virus yang menyebabkannya sakit. Salah satunya yang kerap terjadi adalah ibu hamil batuk.

Lantas, apa yang janin rasakan jika ibu batuk? Apakah si kecil di dalam kandungan akan merasa tertekan, terguncang bahkan tersakiti?

Moms, simak dulu penjelasan di bawah ini.

Kondisi Janin saat Ibu Hamil Batuk

Kondisi Janin saat Ibu Hamil Batuk Foto: Shutterstock

Saat ibu hamil batuk, perut akan bergerak ke atas dan ke bawah, kemudian terkadang menekan perut, yang mungkin bisa saja dirasakan janin.

Tetapi tenang saja, menurut Made for Mums, kondisi ini tidak akan mempengaruhi janin secara fisik.

Getaran yang dirasakan bayi saat ibu batuk adalah sesuatu yang sangat mereka persiapkan. Jadi tak perlu khawatir bahwa batuk Anda akan menimbulkan rasa sakit pada bayi di dalam kandungan.

kumparan post embed

Mengutip You Are Mom, janin mungkin saja merasakan getaran ringan dan dia akan merespons dengan melakukan sedikit gerakan. Namun, gerakan ini bukan karena rasa sakit atau ketakutan, ini hanya refleks yang disebabkan oleh lingkungan di dalam rahim.

Saat ibu hamil batuk, ruang di sekitar janin akan menyusut Foto: Shutterstock Foto: Getty Images

Kemudian ketika ibu hamil batuk, ruang di sekitar janin akan menyusut sedikit dan kemudian langsung memperluas dengan segera. Ini juga tidak menimbulkan risiko pada si kecil.

Namun, jika Anda merasa tidak nyaman saat batuk dan merasa seolah-olah sedang meregangkan otot di sekitar perut, Anda dapat menggunakan tangan untuk menopang perut bagian bawah saat batuk.

Ibu Hamil Batuk, Kapan Perlu ke Dokter?

Kapan Ibu Hamil Harus ke Dokter Jika Sedang Batuk? Foto: Shutterstock

Walaupun batuk sebenarnya tidak akan membahayakan janin, ada baiknya Anda tidak merasakan gejala lain seperti demam atau hal lain yang lebih serius. Sehingga, Anda harus segera ke dokter jika batuk diiringi gejala berikut:

  • Batuk terus-menerus atau mengeluarkan cairan saat batuk

  • Merasa mual

  • Suhu tubuh yang tidak turun setelah minum parasetamol

  • Demam, mengeluarkan lendir berwarna hijau, merasa lebih sulit bernapas daripada biasanya, dan umumnya merasa tidak enak badan

Gejala-gejala di atas mengidentifikasikan bahwa Anda mengalami infeksi dada. Jika memang ini masalahnya, dokter akan meresepkan antibiotik, karena infeksi dada yang tidak diobati dapat mempengaruhi bayi di dalam kandungan.

kumparan post embed