Kumparan Logo

Apakah Alergi Susu Sapi pada Bayi Bisa Sembuh?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi alergi susu sapi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi alergi susu sapi Foto: Shutterstock

Susu sapi merupakan penyebab alergi yang paling umum dan paling sering menimbulkan reaksi pada bayi. Ya Moms, ini karena susu sapi mengandung zat pemicu alergi seperti lactoglobulin, kasein, albumin serum sapi, dan laktalbumin.

Saat bayi alergi susu sapi, biasanya akan timbul beberapa gejala. Seperti pilek atau batuk-batuk, muntah, diare yang dapat disertai darah, kulit kemerahan, dan biduran. Jika reaksi alerginya berat, bayi dapat mengalami bengkak pada beberapa bagian tubuhnya, seperti mata, telinga, bahkan sampai syok.

Apabila bayi mengalami beberapa gejala tersebut, jangan ragu untuk segera membawa si kecil ke dokter. Lantas, apakah alergi susu sapi pada bayi bisa sembuh? Berikut penjelasannya.

Penjelasan soal Alergi Susu Sapi pada Bayi, Bisa Sembuh atau Tidak?

bayi alergi Foto: Shutterstock

Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi dengan alergi susu sapi bisa saja sembuh. Namun, memang perlu waktu agar bayi bebas dari alergi susu sapi. Biasanya, kesembuhan bayi dari alergi susu sapi mencapai 45 hingga 55 persen di tahun pertama.

Lalu di tahun kedua mencapai 60 hingga 75 persen, dan pada tahun ketiga mencapai 90 persen. Untuk mengatasinya, maka bayi sebaiknya menghindari protein susu sapi hingga usia 12. Biasanya, di usia 1 tahun, pencernaan bayi sudah lebih matang. Namun, jika bayi masih mengalami alergi, maka hindari protein susu sapi hingga bayi berusia 2-3 tahun.

Bagi bayi yang mendapatkan ASI, ibu juga perlu menghentikan konsumsi protein susu sapi dan produk turunannya, seperti yoghurt, coklat, keju, hingga es krim. Sementara bagi bayi yang minum susu formula, maka harus mengkonsumsi susu formula alternatif yang bisa didapat dari resep dokter.

Ruam kulit pada bayi baru lahir. Foto: Shutterstock

Masih mengutip IDAI, hal yang perlu diperhatikan oleh Anda agar bayi terhindar dari alergi susu sapi adalah dengan memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan dan dilanjutkan pemberiannya hingga si kecil berusia 2 tahun atau lebih dengan disertai MPASI yang bergizi. Kemudian, pastikan lingkungan di sekitar rumah bersih dari asap rokok, bulu binatang peliharaan, dan tungau debu.