Apakah Bayi Boleh Tidur di Lantai?
ยทwaktu baca 1 menit

Umumnya, bayi suka menghabiskan waktu di lantai. Misalnya dalam posisi tengkurap atau sambil bermain. Ini bagus, lho. Karena bisa mendukung perkembangan bayi. Tapi bagaimana kalau si kecil juga suka tidur di lantai?
Ya Moms, membiarkan bayi tidur di lantai kerap jadi pilihan orang tua. Alasannya bisa beragam. Mulai dari mencegah bayi jatuh bila tidur di ranjang tinggi atau agar bayi merasa sejuk.
Namun pilihan ini juga bisa menimbulkan berbagai pertanyaan dan keraguan. Misalnya, apakah permukaan lantai yang keras baik untuk bayi? Perlukah bayi diberi alas saat tidur di lantai? Hingga apa saja yang sebenarnya perlu jadi perhatian orang tua.
Yuk, baca sampai habis untuk menemukan jawabannya.
Penjelasan soal Boleh atau Tidak Bayi Tidur di Lantai
Mengutip Mom Junction, anak-anak di bawah usia satu tahun perlu tidur telentang di permukaan yang keras. Di Kanada, hal ini bahkan jadi standar keamanan resmi dari pemerintah guna mencegah sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS. Jadi lantai dengan permukaan yang kokoh dianggap pilihan aman untuk menidurkan bayi.
Meski begitu, coba lah berdiskusi dulu dengan dokter dan minta pendapat mereka sebelum membuat keputusan. Sebab setiap anak maupun rumah bisa saja punya kondisi yang berbeda. Orang tua sebaiknya juga tidak serta merta menidurkan bayi di lantai tanpa alas apa pun.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu disiapkan dan jadi perhatian saat bayi tidur di lantai, yaitu:
Pastikan bayi tidur di kasur lipat atau kasur datar dan kokoh dengan seprai yang pas (tidak mudah lepas). Hindari meletakkan bantal empuk di dekat bayi atau boneka, karena dapat berbahaya bahkan meningkatkan risiko kematian (SIDS).
Pastikan ruangan tidak pengap atau memiliki aliran udara yang baik. Hindari juga memakaikan baju yang ketat agar bayi tidak kepanasan.
Sapu dan pel lantai setiap hari untuk menjauhkan debu, tungau, dan serangga dari lantai.
Hindari atas karpet berbulu sebagai alas tidur bayi karena bisa menjadi sarang debu dan jamur, yang dapat menyebabkan alergi.
Jauhkan area tidur bayi dari hal-hal yang bisa menimpa atau membahayakan bayi. Misalnya tirai atau gorden hingga kabel dan colokan listrik.
Jika lingkungan rumah banyak nyamuk, gunakan obat nyamuk yang aman untuk bayi, dan pasang kelambu khusus di sekitar bayi jika diperlukan.
