Apakah Plasenta Bisa Keluar Sendiri saat Keguguran?
ยทwaktu baca 2 menit

Ada beberapa penyebab keguguran pada ibu hamil. Namun yang paling umum, karena disebabkan oleh embrio yang menerima jumlah kromosom yang tidak normal. Ya Moms, kromosom adalah struktur di dalam sel yang membawa gen.
Keguguran paling sering dialami saat masih di trimester pertama kehamilan. Bahkan dikutip dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), 10 persen keguguran dialami saat hamil muda atau biasa disebut keguguran dini.
Lantas jika ibu hamil mengalami keguguran, apakah plasenta akan ikut keluar sendiri?
Penjelasan soal Plasenta Bisa Keluar Sendiri saat Keguguran
Plasenta merupakan organ yang tumbuh bersama bayi saat ibu sedang hamil dan berfungsi memasok nutrisi serta oksigen ke janin. Ya Moms, plasenta bisa keluar sendiri saat keguguran.
Menurut Pregnancy Birth Baby, jaringan kehamilan seperti janin, kantung kehamilan, dan plasenta, akan keluar secara alami. Ini bisa memakan waktu beberapa hari, bahkan hingga 3 sampai 4 minggu.
Mungkin akan sangat sulit secara emosional untuk menunggu berakhirnya keguguran. Sebab ketika keguguran dimulai, proses ini tidak dapat dihentikan. Dokter juga hanya akan memberikan perawatan agar keguguran tidak terasa menyakitkan.
Saat keguguran, wanita akan mengeluarkan banyak darah dan jaringan kehamilan, sehingga dapat membuat beberapa ibu merasakan kram dan kontraksi yang cukup menyakitkan. Jadi tak heran jika beberapa ibu juga memilih minum obat untuk mempercepat prosesnya, karena jaringan kehamilan akan keluar dalam beberapa jam.
Namun, jika jaringan kehamilan seperti plasenta tidak keluar secara alami, atau memiliki tanda-tanda infeksi. Maka perlu menjalani operasi kecil yang disebut dilatasi dan kuretase (D&C). Operasi ini biasanya akan memakan waktu 5-10 menit dengan anestesi umum.
Lalu setelah keguguran, nyeri kram dan pendarahan biasanya akan terasa lebih ringan dan berhenti dalam waktu 2 minggu. Tanda-tanda kehamilan seperti mual, payudara melembut, juga akan hilang setelah beberapa hari keguguran.
Namun jika mengalami keguguran terlambat, yakni keguguran setelah 14 minggu kehamilan, maka bisa jadi payudara Anda mengeluarkan ASI. Lalu, mungkin akan mengalami menstruasi berikutnya dalam 4 hingga 6 minggu.
