Kumparan Logo

Aturan Keselamatan di Jalan yang Perlu Diajarkan ke Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu mengajak anak jalan-jalan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu mengajak anak jalan-jalan. Foto: Shutterstock

Bermain di rumah memang lebih aman bagi anak jika dibanding bermain di luar rumah. Namun, semakin bertambahnya usia si kecil, ia mungkin akan meminta orang tua untuk bermain di luar rumah. Sebab, ada banyak hal yang bisa dieksplorasi anak saat bermain di luar rumah.

Anak juga nantinya harus belajar mandiri. Ada kalanya, orang tua tidak akan lagi mendampingi anak untuk pergi keluar rumah. Sehingga, tak ada salahnya untuk mengajari si kecil aturan keselamatan di jalan.

Dilansir Parenting Firstcry, mengajari si kecil tentang keselamatan di jalan merupakan bagian penting dalam pengasuhan anak. Hal itu juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan fisiknya saat mereka tumbuh dan menjadi mandiri.

Nah Moms, berikut adalah beberapa hal yang perlu diajarkan pada anak soal keselamatan di jalan.

Aturan Keselamatan di Jalan yang Perlu Dipahami Anak

1. Menyeberang jalan setelah melihat kedua sisi

Ilustrasi anak menyebrang jalan. Foto: REUTERS / Chalinee Thirasupa

Beritahu si kecil untuk jangan pernah terburu-buru saat menyebrang jalan. Pastikan tidak ada kendaraan yang mendekat. Jangan lupa untuk memberikan contoh pada anak saat Anda membawa si kecil jalan-jalan di sekitar rumah ya, Moms.

2. Memahami rambu lalu lintas

Anak-anak dapat membaca papan informasi tentang peraturan dan rambu-rambu lalu lintas di Taman Pintar Berlalu Lintas, Tebet Timur, Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Sangat penting bagi anak-anak untuk memahami rambu lalu lintas. Misalnya, saat Anda mengemudi bersama anak, beri tahu si kecil tentang perbedaan antara lampu merah, hijau dan kuning. Selain itu, beri tahu anak tentang lampu untuk pejalan kaki, karena ikon orang yang berjalan, adalah simbol paling umum di sebagian besar persimpangan jalan.

3. Berkonsentrasi saat di jalan

Terdapat rambu lalu lintas di Taman Pintar Berlalu Lintas, Tebet Timur. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Kehadiran pikiran yang fokus sangat penting untuk keamanan si kecil selama berada di jalan. Namun,terkadang anak tersesat di dunianya dan tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya. Anak perlu diajari untuk memperhatikan lingkungan mereka dan responsif terhadap indra mereka, misalnya saat mendengar klakson atau suara mesin kendaraan yang berlalu-lalang.

4. Jangan berlarian di jalan

Anak-anak kecil tidak dapat memahami perbedaan antara taman bermain yang aman dan ruang terbuka lainnya, dan ini adalah sesuatu yang berisiko, Moms. Si kecil harus diperingatkan agar tidak berlari saat berada di dekat jalan raya. Berlari di ruang terbuka dengan akses kendaraan berbahaya dan dapat menyebabkan jatuh atau bahkan tertabrak kendaraan.

kumparan post embed

5. Jalan di trotoar

Jalan raya yang ramai dengan berbagai kendaraan yang berlalu-lalang sangat berbahaya bagi anak-anak. Untuk itu, jangan lupa untuk memberitahu si kecil agar tetap berada di jalur pejalan kaki atau trotoar agar tetap aman. Jangan sesekali turun dari trotoar dan jalan di pinggir jalan raya. Ini membuat anak berisiko tertabrak atau terserempet kendaraan.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis