Kumparan Logo

Aurel Hermansyah Keguguran, Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Krisdayanti bersama Yuni Shara temui Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Foto: Instagram/@attahalilintar
zoom-in-whitePerbesar
Krisdayanti bersama Yuni Shara temui Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Foto: Instagram/@attahalilintar

Pasangan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar mengumumkan kabar duka, Selasa (18/5). Ya, Aurel mengalami keguguran, sehingga buah hatinya tak bisa diselamatkan.

Ini merupakan kehamilan pertama Aurel dan sayangnya hanya berlangsung kurang lebih 5 minggu.

instagram embed

"Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un 👼🏽🙏🏾," tulis Aurel Hermansyah di Instagramnya.

Sementara lewat video di akun YouTube Atta Halilintar yang diunggah Selasa malam (18/5), Aurel bercerita kronologis saat ia mengalami keguguran. Ya Moms, pada pemeriksaan pertama dokter mengatakan bahwa janin Aurel terlalu kecil untuk ukuran usia kandungannya.

“Pas ke rumah sakit yang pertama itu, dokter bilang memang ini masih kecil banget. Tapi kalau dihitung dari masa haidnya seharusnya sudah lebih besar,” kata putri sulung dari Anang Hermansyah itu.

Hasil pemeriksaan dokter itu memang membuat Aurel khawatir dan tidak tenang. Hingga akhirnya di pemeriksaan kedua, dokter mengatakan bahwa janinnya sudah sedikit lebih besar. Namun, tetap terlihat kecil dari ukuran janin pada umumnya.

Setelah itu Aurel mengalami pendarahan, sehingga diminta bed rest oleh dokter. Sayangnya, Aurel mengaku pendarahannya bertambah parah hingga merasakan sakit di bagian perut.

“Jam 11 malam itu, perutku sakit, tapi sakit banget. Kayak lagi haid, tapi sakitnya berkali-kali lipat," jelas Aurel.

Aurel Hermansyah. Foto: Instagram/AurelHermansyah

Saat ia menanyakan hal tersebut kepada dokter, dokter mengatakan bahwa rasa sakitnya disebabkan karena kontraksi.

“Ternyata pas sakit itu sepertinya dia keluar gitu,” ujarnya.

Ya Moms, meski sedang menghadapi cobaan, Aurel mengaku ikhlas dan tetap bersyukur.

"Sempat ngerasain hamil saja, aku sudah merasa bersyukur banget," jelas Aurel di video tersebut.

"Artinya kita dikasih kesempatan untuk honeymoon lagi, nih," tambah Atta.

Aurel dan Atta memang mengaku ingin sekali diberi keturunan. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk hamil lagi setelah keguguran?

Waktu yang Tepat bagi Aurel Hermansyah untuk Hamil Lagi Setelah Keguguran

Ilustrasi foto USG Foto: Shutter Stock

Moms, perlu dipahami bahwa setelah mengalami keguguran, umumnya pasangan tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seks selama dua minggu. Hal ini harus dipatuhi untuk menghindari terjadinya infeksi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan pasangan suami istri menunggu hingga 6 bulan setelah keguguran untuk memulai program hamil lagi. Sebuah studi meneliti 30.937 wanita yang mengalami keguguran pada kehamilan pertamanya, namun tidak diketahui apa penyebab keguguran tersebut. Hasilnya menjukan bahwa wanita yang hamil lagi setelah 6 bulan mengalami keguguran memiliki risiko mengalami komplikasi lebih rendah.

Sementara wanita yang menunggu selama 2 tahun untuk hamil kembali justru memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang berkembang di luar rahim dan biasanya berkembang di dalam tuba falopi. Ibu yang hamil lagi setelah 2 tahun keguguran juga berpotensi melahirkan secara caesar, prematur atau bayinya memiliki berat badan lahir rendah.

Meski begitu, peneliti juga menekankan bahwa kondisi tiap wanita berbeda-beda. Jadi, tenang saja, Moms. Belum tentu wanita yang mengalami keguguran dan kembali hamil setelah menunggu 2 tahun akan mengalami kehamilan ektopik.

American Pregnancy Association menjelaskan, sebelum memulai program hamil, pastikan pula kondisi mental istri dan suami sudah siap.

“Trik untuk hamil lagi setelah keguguran adalah melakukan hubungan seks setiap hari. Tapi yang pasti keduanya harus siap secara fisik dan mental,” ungkap Angela Chaudhari, MD, ahli beda ginekologi dan asisten profesor di Department of Obstetrics and Gynecology, Northwestern University Feinberg School of Medicine in Chicago, Illinois seperti dikutip dari The Parents.