Kumparan Logo

Bagaimana Cara Mengajarkan Konsep Waktu pada Anak?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Mengajarkan Konsep Waktu pada Anak? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana Cara Mengajarkan Konsep Waktu pada Anak? Foto: Shutterstock

Waktu adalah sesuatu yang sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari. Baik orang dewasa maupun anak-anak, setiap kegiatan yang dilakukan pasti akan memperhitungkan waktu.

Bagi anak-anak, mungkin tidak akan langsung cepat untuk memahami konsep tentang waktu. Tetapi, mengajari anak-anak tentang waktu dapat membantu untuk mengajari tentang tanggung jawab dan tepat waktu, serta memahami pentingnya mengatur waktu secara efektif.

Usia Anak Harus Belajar Menghitung Waktu dan Caranya

Nah Moms, dikutip dari First Cry Parenting, anak-anak umumnya sudah mulai memahami konsep waktu sekitar usia 4 atau 5 tahun. Tapi, beberapa anak juga mungkin mengembangkan pemahaman waktu lebih cepat atau lambat dari itu.

Pada usia ini, anak sebenarnya dapat mulai memahami perbedaan antara jangka waktu pendek dan panjang. Mereka juga mulai bisa mencocokkan kata-kata tentang waktu, seperti 'pagi', 'siang', dan 'malam'. Inilah yang mereka juga terapkan dengan rutinitas sehari-hari, seperti waktu sarapan di pagi hari dan tidur di malam hari.

Seiring bertambahnya usia anak, biasanya antara usia 5 hingga 7 tahun, mereka akan semakin maju memahami tentang konsep waktu. Seperti perbedaan antara menit dan jam, hingga mulai mengetahui waktu pada jam dan angka.

- Anak Prasekolah atau TK (3-5 Tahun)

Membahas waktu pada anak-anak usia prasekolah dan TK bisa menjadi tantangan. Namun, pemahaman ini juga harus dikuasai oleh anak-anak. Beberapa cara yang bisa diajarkan pada kelompok anak usia ini:

  1. Pakai alat bantu visual seperti jam dengan jarum yang dapat digerakkan, atau pengatur waktu dengan angka. Perkenalkan konsep jam dan menit, serta bantu mereka memahami bagaimana jarum jam bergerak sebagai penunjuk berlalunya waktu.

  2. Lewat aktivitas sehari-hari, seperti waktu makan dan tidur. Misalnya, Anda bisa mengatakan "Waktunya makan siang" atau "Sudah malam, ayo kita tidur" untuk membantu mereka memahami bahwa waktu berkaitan dengan peristiwa tertentu.

  3. Gunakan permainan dan lagu yang membahas tentang waktu. Contohnya, Anda dapat menyanyikan lagu yang menyertakan lirik berhubungan dengan waktu, seperti "Jam terus berdetak, waktunya tidur".

  4. Gunakan kata dan frasa sederhana, seperti "Jam" atau "Setengah lewat" saat mengajarkan waktu.

Ilustrasi Waktu Foto: Thinkstock

- Siswa SD Kelas 1, 2, dan 3 (Usia 5-8 Tahun)

Membahas tentang waktu bisa cukup rumit lagi pada anak dengan kelompok usia ini. Sebab, pemahaman mereka juga akan lebih maju dibandingkan anak seusia TK sebelumnya. Bagaimana cara mengajarinya?

  1. Aktivitas praktis dan menyenangkan, seperti membuat jam dengan balok atau menggunakan jam dengan jarum yang dapat digerakkan. Anak akan belajar agar memahami bagaimana jarum jam bergerak untuk menunjukkan berlalunya waktu.

  2. Konsep interval waktu, misalnya 15 menit adalah seperempat jam dan 30 menit adalah setengah jam.

  3. Bantu memberi penjelasan bahwa tidak semua waktu tepat, dan tidak masalah untuk memperkirakannya.

  4. Contoh di dunia nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, Anda bisa mendiskusikan ke anak tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bersiap-siap ke sekolah di pagi hari, atau waktu untuk memasak makan malam.

  5. Perkenalkan berbagai cara untuk mengetahui waktu, seperti jam digital dan analog. Serta, jelaskan perbedaan di antara keduanya.

Mengapa Penting Mengajari Anak tentang Waktu?

1. Perencanaan Waktu

Mengajari anak-anak tentang waktu akan membantu mereka memahami cara merencanakan dan mengatur keseharian. Mereka akan belajar mengatur waktu dengan lebih efektif dan mampu memprioritaskan tugas.

2. Tingkatkan Ketepatan Waktu

Memahami waktu akan membantu anak mengembangkan rasa tanggung jawab dan ketepatan waktu. Mulai dari belajar bagaimana harus tepat waktu ke sekolah, ke tempat les, membuat janji, dan kegiatan lainnya.

3. Keterampilan Sosial

Mengetahui cara waktu berjalan juga memungkinkan anak-anak berpartisipasi dalam aktivitas kelompok. Seperti olahraga dan permainan yang juga mengutamakan tentang manajemen waktu.

4. Mendorong Kemandirian

Ketika anak-anak belajar mengenai waktu, mereka menjadi lebih mandiri dan mampu mengembangkan waktu mereka sendiri.

5. Mendukung Akademik

Ya Moms, saat anak mampu memahami waktu, maka dapat membantu mereka dalam pelajaran matematika dasar. Dan lebih jauh lagi, mereka akan lebih mudah belajar pada konsep yang lebih kompleks, seperti pecahan, desimal, dan pengukuran.

6. Perkembangan Kognitif

Kemampuan memahami dan mengatur waktu merupakan keterampilan kognitif lho, Moms. Sehingga, anak pun dapat mempelajari tentang konsep masa lalu, masa kini, dan masa depan.

7. Belajar Tanggung Jawab

Dan terakhir, memahami waktu juga merupakan aspek penting dari tanggung jawab pribadi setiap individu. Sehingga, ketika anak-anak belajar menentukan waktu, maka mereka pun akan lebih bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri dan bagaimana mereka menggunakan waktunya.