Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ya Moms, mungkin salah satu yang cukup membuat si kecil penasaran adalah es batu. Melihat kita minum sesuatu dengan es batu membuat bayi penasaran memegang benda yang dingin dan mudah mencair itu. Beberapa ibu juga mungkin menggunakan es batu sebagai pereda sakit bayi ketika sedang tumbuh gigi. Namun, apakah es batu aman dipegang dan dipakai untuk bayi?
Bahaya Bayi Suka Kunyah Es Batu
Dikutip dari BabyCenter, ternyata sebisa mungkin anak tidak diperbolehkan minum es hingga usianya sekitar 4 tahun. Sebab, minum atau mengunyah es batu dapat menimbulkan risiko tersedak pada anak, karena bentuknya yang licin dan ukurannya kecil. Apalagi jika es batu memiliki bagian yang tajam dikhawatirkan dapat melukai mulut bayi Anda.
ADVERTISEMENT
Masalah lain yang dapat terjadi adalah kebiasaan menggigit atau mengunyah es batu dapat mengikis enamel gigi. Bahkan, sampai menyebabkan retakan pada gigi si kecil yang tentunya akan membuat kondisi mulutnya tidak nyaman.
Selain itu, dikutip dari Romper, jika si kecil terus menerus alias sering memasukkan es batu atau mengunyah benda yang tidak lazim lainnya--yang tidak memiliki nilai gizi (kotoran, tanah liat, kertas, dan lainnya)--, kondisi ini biasa disebut dengan pica.
Jika anak Anda berusia 1 tahun ke atas, mungkin bisa diakali dengan membuat es loli yang terbuat dari 100 persen buah untuk memenuhi keinginannya mengunyah seperti es batu.
Cara Lain Gantikan Es Batu untuk Pereda Nyeri Tumbuh Gigi
Hello Motherhood melansir, meski es batu nampaknya jadi solusi mengurangi rasa sakit bayi saat tumbuh gigi, ternyata cara ini tidak disarankan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), lho. FDA tidak menyarankan menempatkan sesuatu yang terlalu dingin seperti es batu di mulut bayi karena bisa membahayakan gusinya. Bahkan, si kecil bisa mengalami radang dingin.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, menggunakan es batu pada kasus tumbuh gigi juga dapat menyebabkan peradangan dan kemerahan pada pipi bayi (panniculitis popsicle), bahkan berlangsung hingga berminggu-minggu lamanya. Meski tidak berbahaya, tetapi hal ini bisa membuat bayi kesakitan apabila tidak segera dihentikan.
Nah, alih-alih menawarkan es batu, American Academy of Pediatrics merekomendasikan orang tua melakukan pijat gusi. Pastikan jari Anda bersih sebelum memijat gusi bayi yang sakit, dan lakukan dua menit per sesi pijat. Anda juga bisa memberikan teether atau kain basah yang didinginkan terlebih dahulu di kulkas untuk meredakan rasa sakitnya saat tumbuh gigi. Pastikan teether yang digunakan tidak mengandung cairan karena khawatir bisa pecah di mulut bayi.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah mesh feeder, atau memberikan makanan lembut dan dingin untuk menenangkan kondisi gusi sekaligus memuaskan hasrat bayi yang ingin mengunyah. Salah satu makanan yang bisa dicoba adalah buah potong kesukaannya.
ADVERTISEMENT