Kumparan Logo

Bahaya Keracunan Salmonella pada Ibu Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hamil. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hamil. Foto: Shutter Stock

Ibu hamil cermat memilih makanan, karena semua yang ibu makan bisa berpengaruh pada kesehatan bayi di dalam kandungan. Ibu juga perlu tahu, selama kehamilan ada beberapa makanan yang perlu dihindari.

Misalnya telur mentah, sashimi, hingga daging setengah matang. Ini semua untuk menghindari ibu keracunan makanan akibat bakteri salmonella.

Ya Moms, keracunan salmonella sangat berbahaya bahkan bisa mengancam jiwa. Baca sampai habis artikel ini untuk memahami gejala, cara mencegah hingga cara mengobati kondisi keracunan Salmonella saat hamil.

Gejala dan Bahaya Keracunan Salmonella pada Ibu Hamil

Ilustrasi ibu hamil keracunan. Foto: Shutter Stock

Laman resmi American Pregnancy Association melansir, gejala keracunan salmonella membutuhkan waktu beberapa jam bahkan hari sebelum akhirnya muncul. Biasanya gejala tersebut seperti diare, sakit perut, mual, hingga muntah.

Keracunan salmonella juga bisa menyebabkan demam, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot, tinja berdarah, dan juga dehidrasi yang sangat perlu diwaspadai. Sebab, kondisi dehidrasi ekstrem dapat membuat bakteremia (bakteri dalam aliran darah) memicu peradangan sendi bahkan meningitis.

Tak hanya itu, bakteri salmonella juga bisa menular ke bayi di dalam kandungan! Jadi jika merasakan gejala-gejala keracunan salmonella, segera periksakan diri ke dokter. Jangan sampai bayi di dalam kandungan tertular meningitis yang bisa mengancam jiwa.

Cara Mencegah Keracunan Salmonella pada Ibu Hamil

Ibu hamil perlu makan makanan bergizi seimbang Foto: Shutterstock

Untuk mencegah keracunan Salmonella, terapkan beberapa langkah berikut:

  • Cuci makanan sebelum memakannya, dan hindari kontaminasi silang antara makanan yang berbeda saat memasak. Jadi pisahkan talenan daging dan sayur.

  • Sering cuci tangan sepanjang hari, terutama usai menyentuh hewan atau makanan mentah.

  • Masak makanan dengan teliti. Pastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil sudah matang dengan sempurna.

Cara Mengobati Keracunan Salmonella pada Ibu Hamil

ibu hamil minum air putih Foto: Shutterstock

Bila ibu hamil mengalami keracunan salmonella, dokter mungkin akan membantu mengobati dengan beberapa cara berikut:

  • Pemberian Antibiotik terutama jika bakteremia telah menyebar ke aliran darah.

  • Mengisi cairan. Jika salmonella membuat dehidrasi parah akibat diare, dokter mungkin akan menyarankan untuk menerima cairan IV untuk menggantikan asupan cairan.