kumparan
21 April 2018 17:30

Balita juga bisa Stres! Kenali Sumber dan Tandanya

anak menangis
anak menangis (Foto: Thinkstock)
Balita kecil Anda juga bisa dilanda stres lho, Moms! Coba, kenali tanda-tandanya. Bila ia sering merasa ketakutan, rewel, sulit tidur, kehilangan selera makan, terlihat murung, bahkan mual dan muntah padahal sedang tidak demam atau sakit.
ADVERTISEMENT
Bila balita memperlihatkan tanda-tanda itu, Anda patut curiga kalau ia sedang stres. Coba periksa kegiatan dan hal-hal yang belakangan ia alami.
Buat si tiga tahun, ia cenderung akan stres karena ingin sekali bisa mandiri namun faktanya masih banyak hal yang belum bisa ia lakukan sendiri. Misalnya, mau mengenakan baju sendiri, dan ketika kesulitan mengancingkan baju, ia akan kesal dan stres.
Kehadiran adik bayi juga bisa memicu stres, ia merasa seluruh perhatian dan rasa sayang orang tua hanya untuk adik. Selain itu, ditinggal orang tua dalam waktu yang lama juga bisa menyebabkan balita stres.
Ilustrasi Adik dan Kakak
Ilustrasi Adik dan Kakak (Foto: Freepik)
Bila sudah begitu, bantu balita mengelola rasa stresnya, Moms. Untuk kasus ingin mandiri, Anda bisa tetap memotivasinya untuk bisa melakukannya sendiri dan juga menawarkan bantuan. Bila ia belum sempurna mengenakan pakaiannya sendiri, jangan diburu-buru apalagi sampai mengatakan 'kamu lelet banget'.
ADVERTISEMENT
Sedangkan kecemburuannya pada adik, Anda bisa membagi tugas secara adil dengan pasangan, siapa yang akan memegang si kakak dan siapa yang akan mengurus adik dan secara berkala dilakukan secara bergantian.
Orang tua membantu anak memanfaatkan mainannya
Orang tua membantu anak memanfaatkan mainannya. (Foto: Thinkstock)
Memiliki waktu berkualitas dengan anak, bisa membuat mereka tumbuh menjadi anak bahagia dan melepas stres. Pancing ia pula untuk membicarakan apa penyebab stres yang sedang ia alami itu. Libatkan pula si kakak dalam pengasuhan adik, agar ia merasa memiliki dan sayang terhadap adik.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan