Kumparan Logo

Balita Sudah Tumbuh Bulu Halus di Tubuhnya, Normal Enggak Ya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kaki anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaki anak. Foto: Shutterstock

Beberapa kondisi yang terjadi pada anak balita bisa saja membuat orang tua bertanya-tanya. Misalnya saja, sudah tumbuh bulu halus di kulit tubuhnya.

Ya Moms, tumbuhnya bulu-bulu tipis dan halus di area tangan, kaki, punggung atau bahkan wajah pada anak balita seperti layaknya orang dewasa jadi kekhawatiran para ayah dan ibu. Anda pun mungkin bertanya-tanya apakah hal ini wajar terjadi atau justru sebaliknya.

Normalkah Balita Sudah Tumbuh Bulu di Tubuhnya?

Sebenarnya, sejak bayi pun si kecil sudah memiliki lanugo atau bulu-bulu halus di tubuhnya. Dilansir Cleveland Clinic, lanugo adalah proses alami tumbuhnya rambut halus yang sudah berkembang sejak bayi di rahim dan tumbuh pada hampir semua bagian tubuh. Bayi prematur akan memiliki rambut halus lebih banyak, dan akan lebih terlihat pada bayi dengan kulit cenderung gelap. Lanugo ini akan rontok dengan sendirinya dalam beberapa minggu setelah ia lahir.

Ilustrasi bulu di telinga bayi atau lanugo. Foto: Shutter Stock

Dalam beberapa kasus, kemunculan bulu halus pada balita sebenarnya aman. Mengutip BabyCenter, alasan utama balita sudah memiliki bulu atau rambut tubuh karena genetika atau warisan dari orang tuanya. Apabila orang tuanya saat masih kecil sudah memiliki bulu-bulu halus di tubuhnya, ada kemungkinan anak juga akan memiliki hal serupa.

Jika ingin mendapatkan penjelasan lebih rinci, Anda bisa mendatangi dokter anak dan tidak perlu khawatir selama dokter mengatakan tumbuhnya bulu atau rambut tubuh ini normal kok, Moms.

"Jika dokter anak Anda melihatnya dan tidak menyebutkan rambut atau bulunya terlalu banyak, itu artinya anak baik-baik saja," ungkap Dokter Kulit Anak Bobby Buka.

Tetapi, ketika umurnya sudah semakin bertambah dan si kecil akan mulai prapubertas, para orang tua bisa menjelaskan perubahan pada tubuhnya nanti. Seperti akan muncul rambut di area ketiak dan kemaluan. Namun, apabila bulu atau rambut di tubuhnya terlalu banyak saat usianya masih balita, dokter mungkin akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan apakah terjadi ketidakseimbangan hormon.

kumparan post embed

Apa yang Harus Dilakukan Saat Balita Sudah Tumbuh Bulu Halus pada Tubuhnya?

Nah Moms, jangan sekali-kali menghilangkan bulu tersebut dengan cara dicukur atau menggunakan obat. Sebab, metode penghilangan bulu seperti waxing tidak boleh digunakan pada anak-anak yang kulitnya masih sensitif. Bukan tidak mungkin juga si kecil mengalami reaksi alergi.

Jangan khawatir juga karena munculnya bulu saat masa balita bukanlah pertanda seberapa berbulu anak di kemudian hari.