Kumparan Logo

Balita Suka Benda yang Itu-itu Saja, Normal Enggak Ya?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi balita. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi balita. Foto: Shutter Stock

Tak salah bila anak balita punya rasa suka atau ketertarikan pada benda-benda tertentu. Misalnya, anak laki-laki yang sangat suka mainan konstruksi atau anak perempuan selalu ingin memakai baju bergambar karakter Disney yang itu-itu saja. Kira-kira normal enggak, ya?

Ya Moms, beberapa orang tua mungkin khawatir, sebab takut si kecil terobsesi dengan benda tersebut. Sehingga ia tidak mau bereksplorasi dengan mainan lain misalnya, atau ketika ia kehilangan atau benda tersebut rusak secara tiba-tiba si kecil akan merasa sangat sedih dan berujung stres. Lantas, haruskah orang tua merasa khawatir dengan ketertarikan ini?

Dilansir Parents, menurut Daniel J. Siegel, MD, seorang psikiater di Amerika mengatakan, bahwa ketertarikan pada objek tertentu biasanya memberikan kenyamanan dan keamanan pada balita saat ia menghadapi dunia luar yang menurutnya menakutkan.

Menghadapi anak seperti ini memang gampang-gampang susah, Moms. Namun, Anda bisa mengatasinya agar anak nantinya tidak berubah menjadi obsesif terhadap benda tertentu. Begini caranya.

Ilustrasi boneka kesayangan anak balita. Foto: Shutterstock

Menerima Perilaku Anak

Tovah Klein, PhD, seorang penulis How Toodles Thrive mengatakan, anak-anak di usia dini membutuhkan objek transisi untuk merasa diyakinkan. Memiliki atau berdekatan dengan suatu benda yang familiar di sampingnya, mungkin akan membuat balita merasa nyaman berada di lingkungan baru misalnya. Jadi terimalah perilakunya ini, sampai dia tahu bahwa Anda memahami juga berempati, Moms.

Kenali Penyebab Anak Balita Mulai Obsesif

Anak balita rentan terhadap stres dan bisa jadi menggunakan benda favorit untuk mengatasi rasa frustasi tersebut. Sebagian lagi karena mereka tidak bisa mengungkapkan rasa cemas secara verbal. Oleh sebab itu, kenali penyebab mengapa anak mulai obsesif terhadap benda kesayangannya tersebut.

"Dengan mengidentifikasi pemicunya, Anda mungkin bisa mengatasi banyak gangguan. Misalnya, coba mulai rutinitas pagi atau malam Anda lebih awal agar Anda tidak membuatnya terburu-buru," kata Linda Sonna, Ph.D, penulis buku The Everything Toddler Book.

Mencari Alternatif Bila Benda Itu Tidak Ada

Akan tiba waktunya, boneka teddy bear kesayangan anak tiba-tiba rusak ataupun hilang, dan bisa saja baju kartun favoritnya sudah hilang gambarnya. Inilah saatnya Anda mempersiapkan kemungkinan si kecil akan bersedih.

Nah, daripada menunggu sampai hal itu terjadi, cobalah untuk memperkenalkannya dengan mainan atau baju baru. Alihkan perhatiannya dengan boneka lain atau baju lain yang kira-kira dia suka. Bila tidak berhasil dan anak balita Anda panik, akui apa yang dia alami. Misalnya dengan mengatakan:

Ilustrasi anak pakai baju itu-itu saja Foto: Thinkstoc

"Mama tahu, kamu suka pakai baju ini, tapi baju ini akan rusak suatu hari nanti dan itu hal yang sangat wajar. Tak ada salahnya, mencoba memakai baju lain,".

Jika suatu saat boneka kesayangannya hilang dan si kecil jadi tantrum, maka tetaplah tenang. Hadapi si kecil saat mood-nya sudah membaik, dan berikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahaminya.

"Balita perlu mengatasi perasaan mereka untuk kembali seimbang," kata Dr. Contey, psikolog dan pelatih parenting di Austin, Texas, AS.

Jadi, Anda tak perlu cemas berlebihan. Ingatlah, Moms, bahwa ketertarikan anak pada objek tertentu suatu saat bisa hilang seiring berjalannya waktu dan beralih pada perilaku unik lainnya.