Kumparan Logo

Banjir Melanda, Ibu Menyusui Harus Bagaimana?

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir di Fortune District Graha Raya, Bintaro, Rabu (1/1/2020). Foto: Dok. Adhi Pratama
zoom-in-whitePerbesar
Banjir di Fortune District Graha Raya, Bintaro, Rabu (1/1/2020). Foto: Dok. Adhi Pratama

Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek hingga hari ini Rabu (1/1) menimbulkan banyak kerugian untuk masyarakat terdampak. Termasuk pada ibu menyusui maupun bayinya.

Pasalnya, situasi yang serba sulit bisa saja memisahkan ibu dari bayinya atau membuat ASI tak keluar karena ibu stres menghadapi banjir.

Meski begitu, menurut dokter sekaligus konselor menyusui dari RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dr. Ameetha Drupadi, dalam kondisi banjir, ibu justru harus tetap menyusui bayinya.

"Harus tetap menyusui. Karena di dalam ASI itu justru banyak antibodi-nya," jelas dr. Ameetha kepada kumparanMOM, Rabu (1/1).

menyusui bayi Foto: Shutterstock

Hal ini juga ditegaskan oleh ahli gizi dr. Tan Shot Yen. Ia menegaskan, memberi formula pd bayi di saat bencana berisiko diare hingga kematian.

Lantas, apa lagi yang sebaiknya dilakukan ibu menyusui dalam situasi banjir demi kebaikan bayinya maupun dirinya sendiri?

Berikut 10 tips dari dr.Ameetha:

  1. Tetap semangat menyusui!

  1. Upayakan menggunakan baju yang kering saat menyusui, jika basah ganti pakaian dan bra.

  1. Cuci tangan yang bersih dengan sabun dan antiseptik.

  1. Sebelum menyusui olesi ASI di puting dan areola.

  1. Upayakan bisa menyusui dengan berbagai posisi menyusui, bisa juga menyusui bayi sambil digendong dengan kain jarik, agar ibu lebih nyaman.

kumparan post embed
  1. Jika bayi minum ASIP, usahakan wadah di cuci bersih dan disterilkan.

  1. Usahakan ibu tetap mengkonsumsi makanan bergizi sesuai kebutuhan ibu menyusui, masak makanan sampai matang dan minum air yang telah direbus sampai mendidih, untuk mencegah terkontaminasi bakteri dikala banjir.

  1. Sering peluk bayi (kulit bayi nempel dengan kulit ibu) untuk menjaga kehangatan suhu bayi.

  1. Sering ganti popok dan baju bayi jika basah.

  1. Tenang, sabar, dan terus berdoa.

Ya Moms, cobalah ikuti 10 saran dari konselor menyusui di atas. Semoga saja banjir segera surut dan keadaan bisa berangsur pulih.

kumparan post embed