Bayi Baru Lahir Demam, Ini yang Perlu Orang Tua Pahami
·waktu baca 3 menit

Moms, mengetahui bahwa bayi baru lahir demam tentu bisa menjadi momen penuh kekhawatiran bagi orang tua. Ya Moms, suhu tubuh bayi yang naik lebih dari batas normal memang bisa menandakan gangguan atau infeksi yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Pada usia sangat muda, sistem kekebalan bayi belum sempurna, sehingga demam bisa menjadi sinyal awal dari masalah yang lebih serius.
Namun, tenang dulu, Moms, sebab tidak semua peningkatan suhu bisa langsung dikategorikan sebagai demam berbahaya. Itulah kenapa, penting bagi orang tua untuk memahami kapan demam pada bayi baru lahir bisa ditangani sendiri di rumah, dan kapan harus segera dibawa ke dokter.
Suhu Tubuh Normal vs Demam pada Bayi Baru Lahir
Bayi memiliki rentang suhu tubuh yang berbeda dari orang dewasa. Mengutip WebMD, suhu tubuh diukur secara rektal atau lewat telinga diperhitungkan normal hingga sekitar 100,4 °F (38,0 °C), dan di atas angka itu dianggap sebagai demam.
Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), demam menjadi lebih berisiko terutama untuk bayi yang berusia kurang dari 3 bulan. IDAI menyebut bahwa bila bayi baru lahir atau usia di bawah 3 bulan mengalami demam, hal ini harus menjadi perhatian medis segera. Sehingga jika bayi baru lahir demam (misalnya suhu rektal ≥ 38,0 °C), sebaiknya orang tua jangan menunda-nunda untuk melakukan konsultasi medis.
Tanda Gejala yang Harus Diwaspadai
Dikutip dari IDAI selain pengukuran suhu, perhatikan juga gejala berikut sebagai sinyal bahwa demam bayi baru lahir butuh penanganan medis segera:
Bayi tampak sangat lemah, rewel terus-menerus, atau sulit ditenangkan
Bayi kesulitan bernapas atau napasnya cepat
Menolak menyusu
Dehidrasi (popok jarang basah, mulut kering)
Muntah berulang atau diare
Ruam pada kulit, perubahan warna kulit
Demam berlangsung lebih dari 24 jam pada bayi baru lahir
Kejang demam (meskipun kejang demam lebih umum pada bayi di atas 6 bulan, tetap perlu waspada)
Leher kaku dan ubun-ubun benjol atau cekung
Cara Penanganan Awal di Rumah
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan orang tua sebagai pertolongan pertama bila bayi baru lahir demam ringan:
Pastikan bayi tetap mendapatkan ASI atau susu formula, karena cairan penting untuk mencegah dehidrasi.
Kenakan pakaian tipis dan nyaman (hindari pakaian tebal atau selimut tebal).
Kompres hangat (di dahi, ketiak, selangkangan) selama 5–10 menit, ulangi bila perlu.
Mandikan bayi dengan air hangat (suhu yang nyaman) bila perlu.
Istirahatkan bayi, hindari aktivitas yang membuatnya kepanasan atau stres.
Jangan gunakan air sangat dingin, tidak disarankan penggunaan alkohol pada kulit.
Jika bayi berusia ≥ 3 bulan dan tampak sangat tidak nyaman, konsultasikan penggunaan obat antipiretik (seperti parasetamol bayi), sesuai dosis dan anjuran dokter.
