Kumparan Logo

Bayi Meghan Trainor Tidak Menangis saat Lahir, Apa Penyebabnya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meghan Trainor. Foto: dok. REUTERS/Lucy Nicholson
zoom-in-whitePerbesar
Meghan Trainor. Foto: dok. REUTERS/Lucy Nicholson

Penyanyi Meghan Trainor dan suaminya, Daryl Sabara, sedang berbahagia. Pasalnya, pasangan ini baru saja dikaruniai anak pertama. Diketahui, Meghan telah melahirkan bayinya yang berjenis kelamin laki-laki pada 8 Februari 2021.

Anak pertama dari pelantun lagu All About That Bass tersebut diberi nama Riley Sabara. Kini, Riley sudah berusia 4 bulan dan tumbuh menjadi bayi yang sehat dan menggemaskan. Hal itu diketahui dari unggahan Meghan di akun Instagram pribadinya.

Meski begitu, rupanya terdapat cerita tersendiri di balik kelahiran bayi Riley empat bulan lalu. Ya, Meghan sempat khawatir karena bayinya tidak menangis saat lahir.

Penyebab Bayi Meghan Trainor Tidak Menangis saat Lahir

Meghan Trainor. Foto: Instagram/@Meghan Trainor

Dilansir Today, menurut Meghan, proses kelahiran Riley menjadi salah satu momen paling menakutkan yang pernah ia alami. Sebab, bayi kecilnya itu tidak menangis saat lahir.

“Dia (Riley) tidak membuat suara ketika dia lahir. Saya bertanya-tanya, 'Kenapa dia tidak menangis?' Kemudian dokter memberi tahu saya bahwa dia mengalami masalah pernapasan. Itu menakutkan,” kata penyanyi berusia 27 tahun tersebut.

Saat itu Riley harus dilahirkan melalui proses operasi caesar, lantaran posisinya yang sungsang ketika di dalam kandungan. Setelah lahir, ia langsung dilarikan ke unit perawatan intensif neonatal, karena ia membutuhkan selang untuk membantunya mengonsumsi ASI.

“Saya hanya bisa melihatnya selama satu detik sebelum perawat membawanya pergi. Itu mungkin bagian terburuknya,” lanjut Meghan.

Baginya, itu merupakan awal yang sulit, di mana ia harus terpisah dengan anaknya setelah dilahirkan. Namun, Meghan dan suami tetap merasa beruntung karena bayi Riley akhirnya bisa pulang ke rumah setelah mendapatkan perawatan intensif selama 5 hari di rumah sakit.

“Hari ini dia menjadi bayi yang sering tersenyum dan paling bahagia,” tutup Meghan.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis