Bayi Menangis Setelah Imunisasi, Begini Cara Mengatasinya
ยทwaktu baca 2 menit

Imunisasi atau pemberian vaksin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Imunisasi perlu diberikan sejak bayi agar si kecil dapat kebal atau resisten terhadap berbagai penyakit menular.
Namun setelah imunisasi, bayi umumnya akan menangis. Ada bayi yang menangis sebentar, ada juga yang sampai heboh dan terus-terusan! Untuk menenangkan mereka, coba deh, beberapa tips dari kumparanMOM berikut ini.
Tips Atasi Bayi Menangis Setelah Imunisasi
Susui: Menyusu selalu dapat menghibur bayi. Ini karena gerekan mengisap mampu membangkitkan rasa nyaman dan mengurangi rasa sakit setelah disuntik.
Membedong: Jika bayi masih berusia lima bulan ke bawah, maka bisa dibalut dengan selimut atau dibedong, tepat setelah diimunisasi. Cara ini dapat membantu menenangkan si kecil. Bayi juga bisa dibedong sebelum mendapatkan suntikan vaksin, tetapi ingat untuk membiarkan area yang perlu disuntik tetap terbuka agar mudah diakses, biasanya di kaki atau lengan.
Gendong miring: Setelah divaksinasi, bayi bisa dibaringkan miring atau tengkurap sembari digendong.
Ayun-ayun pelan: Saat menggendong bayi setelah mendapatkan suntikan, ayunkan si kecil dengan pelan ke depan dan ke belakang.
Membuat white noise: Membuat suara hening yang tenang dan rendah sambil mengayunkan bayi juga merupakan salah satu teknik yang dapat membantu menenangkan tangisan bayi.
Apalagi yang dapat dilakukan? Pada bayi yang sudah lebih besar, coba tawarkan barang yang membuat si kecil nyaman, Moms. Seperti mainan, selimut, boneka atau buku favoritnya. Ini akan membantu si kecil fokus pada sesuatu yang menenangkan.
