Bayi Muntah saat Naik Tekstur MPASI, Harus Bagaimana?
·waktu baca 2 menit

Saat memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI, pastikan bahwa tekstur makanannya meningkat secara bertahap. Ya Moms, bayi perlu merasakan tekstur yang sesuai dengan usianya agar perkembangannya optimal.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut tekstur MPASI harus diberikan kepada bayi:
Bayi 6 bulan: Mulai MPASI dengan makanan yang dihaluskan sehingga menjadi bubur kental (puree).
Bayi 6 bulan - 9 bulan: Berikan MPASI dengan bubur kental (puree) atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed).
Bayi 9 bulan - 12 bulan: Berikan makanan yang dicincang halus (minced), dicincang kasar (chopped), atau makanan yang dapat dipegang (finger food).
Bayi 12 bulan - 24 bulan: Berikan makanan keluarga yang dihaluskan atau dicincang seperlunya.
Namun saat memulai naik tekstur, bayi mungkin menolak karena belum terbiasa. Jadi, jangan cepat menyerah, Moms. Sebab, naik tekstur berarti melatih bayi belajar menaklukkan tantangan baru.
Lalu, bagaimana jika saat naik tekstur MPASI bayi justru muntah? Apa yang sebaiknya dilakukan?
Penjelasan Ahli soal Bayi Muntah saat Naik Tekstur MPASI
Menurut Ahli Gizi, DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum, jika bayi muntah saat naik tekstur MPASI, maka hal tersebut adalah feedback untuk ibu. Berarti ibu harus putar otak, apakah stimulasi oromotor si kecil berjalan baik atau tidak?
Apalagi, naik tekstur MPASI adalah proses belajar bayi. Jadi, ketika bayi muntah saat naik tekstur MPASI, berarti ia sedang belajar. Sebab, bayi tidak bisa langsung jago menelan makanan.
“Enggak bisa ya diandaikan, ‘oh umurnya sudah naik tekstur, bismillah anak ngunyah’. Lah, kalau enggak dilatih, stimulasi, mana bisa? Kayak anak dilempar ke sungai kan enggak bisa otomatis renang kalau enggak pernah belajar renang ya?” jelas dr. Tan saat dihubungi kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Salah satu stimulasi adalah dengan memberi finger food di akhir bulan ke-7 dan 8, sebelum si kecil naik tekstur. Lalu, bisa juga susutkan air bubur, sebab beberapa bayi sudah tidak mau makan bubur becek, tapi tetap halus lembut.
“Banyak orang tua senang anaknya mangap suap telan. Padahal anaknya kudu berubah dan dilatih (mengunyah menggunakan finger food),” tambahnya.
Sehingga sebelum mulai naik tekstur, ajarkan bayi mengunyah dengan memberikan finger food. Jadi, saat berusia satu tahun, bayi sudah siap makan makanan keluarga.
